Pemenang dan Kata Sambutan MAKRAB IPMANAPANDODE Yogyakarta Solo

Cinque Terre
Ancelmus Gobai

24 Hari yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
"Melayani dengan hati"
Peserta mahasiswa baru, senioritas, panitia MAKRAB IPMANAPANDODE Yogyakarta Solo tahun 2020 ditengah halaman Wisma Parangkritis Yogyakarta (Foto: Kawedardus Dogomo).

 

 

YOGYAKARTA, KABARMAPEGAA.Com—Malam Keakraban (MAKRAB), Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire Paniai Dogiyai dan Deiyai (IPMANAPANDODE) kota study Yogyakarta-Solo (JOG-LO) Tahun 2020, Juara pemenang dari berbagai pertandingan-perlombaan dan kata sambutan  orang terpenting dalam kegiatan ini. Minggu (04/10/2020) kemarin.

 

Pengacara MAKRAB IPMANAPANDODE tahun 2020 Auxila You dan Ingrinth saat penyebutkan pemenang pemenang dalam kegiatan makrab, sekaligus memberikan hadiah mereka mengatakan putra peserta terbaik  dari kegiatan ini jatuh pada saudara Karolus Dogopia dan  peserta putri terbaik  jatuh pada saudari Magdalena Magai.

 

Semua peserta sangat baik. Mereka mengikuti kegiatan ini dengan baik. Mereka adalah pemimpin. Mereka sudah siap dari awal. Mereka pantas sebut mahasiswa baru untuk siap bergabung dalam wadah organisasi IPMANAPANDODE Yogyakarta Solo. Dari yang baik dan paling terbaik dari MAKRAB ini dimenangkan oleh Karolus dan Magdalena. Kata pengacara saat menyebutkan pemenang pemenang sekaligus memberikan hadiah dari Aula Wisma Parang Kritis Yogyakarta. Minggu (04/10/2020).

 

Lanjut, Pemenang pertandingan dan outbon lainnya yang telah dapat informasi media ini adalah:

 

Dari semua kegiatan juara umum di raih oleh nama kelompok Semut yang didampingin Deky Agapa. Juara out bou atau juara lapangan di raih oleh nama kelompok Harimau yang di dampingi linda Fabiola Iyai.Yel yel terbaik dan terheboh di raih oleh nama kelompok Mambruk.

 

Lanjut, Perlombaan Pentas seni budaya di raih oleh nama kelompok Kupu-kupu yang di damping Petornella Mote. Kelompok terkompak dari awal kegiatan sampai akhir kegiatan di raih oleh kelompok Kangguru yang di dampingi Yesaya Boma, Jelas Auxila dan Ingrit.

 

Panitia juga telah mengadakan perlombaan cermas cermat Alkitab, angkat pedang dan takraw dari kota Yogyakarta untuk mencari dana dan telah memberikan hadiah pemenangnya.

 

Pertandingan futsal putra juara satu di raih angkatan 2020, juara dua di raih oleh, organisasi Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Deiyai (IPMADE) Yogyakarta pimpinan Emanuel Mote dan juara Tiga di raih Om Goupo.

 

Pertandingan futsal putri juara satu di raih, organisasi Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire (IPMANAB) Yogyakarta pimpinan Emanuel Kegiye dan juara tiga di raih organisasi Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Paniai (IPMAPAN) Yogyakarta Pimpinan wakil ketua Spanya Madai.

 

Tanda tangan (praf) terbanyak dari peserta MAKRAB kepada panitia dan senior di raih oleh peserta MAKRAB Magdalena Magai.

 

Ketua Badan Pengurus Harian Yosia Tebai, memberikan hadih yang telah Ia siapkan kepada kelompok lima, atas materi yang telah di berikan kepada mahasiswa baru, mereka dapat mempraktekan, katanya.

 

Sambutan Badan Pengurus Harian Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire Paniai Dogiyai dan Deiyai (IPMANAPANDODE) Yogyakarta Solo  Petronela Mote mengatakan, kita semua luar biasa untuk kita punya kegiatan besar ini.

 

Lanjut, Kami membuat MAKRAB karena ada anggota MAKRAB. Kalau tidak ada anggota MAKRAB kami tidak buat kegiatan MAKRAB ini.

 

Lanjut Mote, Tadi malam saat api unggu sudah resmi di terima dalam organisasi IPMAPANDODE, ketika kita Pulang dari kegiatan ini harab hadir di organisasi. Kita tahu bawa kita datang kesini untuk kuliah, tetapi di dunia kerja di butukan soft skill dan hard skill. Papua besar membutukan keduanya. Ilmu kampus hanya 25 persen dan 75 persen cari diluar kampus, katanya.

 

Di tanah rantau kami akan terima baik buruknya, pahit manisnya semua kami akan terima. Bentukan karakter dari sekarang bersama organisasi  agar tidak terpengaruh dengan situasi ini.

 

Saat MAKRAB kaka kaka senior dan panitia mereka marah dan menghukum adik adik. Saya pesan jangan melihat sisi negatifnya tetapi lihatlah pada sisi positifnya karena semua ini tujuan utama mereka mendidik. Teman teman lihat pada sisi positif maka teman teman akan menjadi manusia. Contohnya panitia memotong rambutnya, biar teman teman rapih.

 

Semua permainan dalam outbon yang panitia buat ada maknanya. Memaknai sendiri dan makna permainan harus berpegang baik karena mau mencapai cita cita banyak tantangan yang harus di lewati seperti outbon. Kata Petornela mote selaku wakil badan pengurus IPMANAPANDODE saat sambutan.

 

Mewakili peserta Makrab Melianus Tatogo mengatakan, dengan makrab ini saya mendapat pelajaran bagaimana cara menghormati makanan dan menghargai orang.

 

Outbun yang kaka buat sangat menghibur sekali walaupun ada sensaranya tetapi ada makna positifnya untuk kami peserta. Kegiatannya sangat luar biasa special.

 

Ketua panitia MAKRAB Elis Kegiya yang di wakil Yubal Nawipa mengatakan, kami sangat senang menerima anggota baru dalam wadah organisasi IPMANAPANDODE Yogyakarta Solo tahun 2020 sekitar kuran lebih 40 peserta.

 

Kami juga banyak terima kasih kepada senioritas yang telah luangkan waktu untuk membawa materi lebih khususnya kaka Damianus Nawipa tentang “Budaya Mee Sebagai Bagian Dari Ekologi  Hayati Yang Perlu di Pertahankan  Demi Warisan Masa Depan” dan materi kedua di bawakan oleh Anselmus Gobai tentang “Dasar Dasar Organisasi” dan materi ketiga dibawakan oleh Emanuel Mote selaku ketua IPMADE Yogyakarta tentang “Kepemimpinan”, materi ke tiga di bawakan oleh Yance Yobe tentang “Sejarah Gerakan Perjuangan Rakyat Papua”  materi ke empat tentang perkenalan organisasi IPMANAPANDODE, IPMANAB, IPMAPAN, IPMADE, IPMADO yang dibawakan oleh badan pengurus masing masing paguyuban.

 

Materi ke enam di bawakan oleh Frans Tigi tentang “Manajemen Uang dan Waktu” tetapi sayangnya tidak jadi karena alasan satu dengan lain hal.

 

Pewarta: Anselmus Gobai/KM

 

#Mahasiswa dan Pemuda

#Mahasiswa Papua

Baca Juga, Artikel Terkait