Pemimpin Papua Mengutamakan Kompetensi

Cinque Terre
Admin Kabar Mapegaa

15 Hari yang lalu
OPINI

Tentang Penulis
Admin Redaksi Kabar Mapegaa Online
Pemerhati pendidikan, tinggal di Timika. (Foto: Demianus Muyapa/KM)

 

Oleh, Demianus Muyapa

 

OPINI,KANARMAPEGAA.Com--Kompetensi adalah semua pengetahuan, kemampuan, keterampilan  dan sikap yang dimiliki oleh seseorang pada setiap saat . Berbicara kompetensi berarti berbicara tentang harga diri bagi seseorang yang ada. Kompetensi diri yang dapat membawa perubahan baik perubahan diri sendiri maupun kelompok.

Perubahan dalam segala aspek bisa berubah dari sikap,  pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan. Diantara keempat ini yang paling penting adalah sikap. Oleh karena itu, Pandangan penulis tentang pemimpin Papua mengutamakan kompetensi adalah:

Pemimpin papua harus mengadakan uji kopetensi untuk mengetahui kompetensi diri pribadi yang dimilikinya. Salah satunya adalah mau memberikan jabatan kepala dinas (SKPD) harus menguji kompetensi lalu memberikan kesempatan untuk memimpin Dinas sesuai dengan kompetensi dan profesinya. Jangan di beri jabatan karena kepentingan politik.

Selama ini, pembangunan dari semua aspek di Papua gagal karena memberikan jabatan dari kepentingan politik, maka kami meminta kepada pemimpin Papua  sekarang ini dan kedepan boleh di tinggalkan cara memimpin yang lama artinya memberikan jabatan dari kepentingan tetapi action dengan cara  yang baru yaitu menguji kompetensi diri.

Jadi bila menjadi pemimpin sangat penting  harus mawas dan mengenal diri pribadi dengan cara yang bijak yakni: merefleksian aktiftas  pribadi dalam sehari, seminggu, bahkan sebulan sekali. Merenungankan sabda Tuhan siang dan malam agar boleh memahami isi perjalanan perjuangan Tuhan. Mengevaluasi diri kembali apa yang saya salah dan benar, agar dihari mendatang boleh memperbaik yang salah dan meningkatkan yang benar. Mengingat kembali bahwa sesama adalah saudara, kami dari rakyat maka kita harus berjuang demi rakyat, bukan kita dari rakyat dan berjuang demi diri sendiri dan keluarga.

 

Salam perubahan

*)Penulis adalah pemerhati pendidikan, tinggal di Timika.

 

Baca Juga, Artikel Terkait