Penembakan Di Deiyai: Gereja umunkan Identitas 8 Korban  Tewas dan 39 korban terluka

Cinque Terre
Admin Kabar Mapegaa

1 Bulan yang lalu
HUKUM DAN HAM

Tentang Penulis
ILUSTRASI - Rakyat Papua di Deiyai saat duduki kantor bupati, 26 Agustus 2019. [Yuli Mote for SP]

 

YOGYAKARTA, KABARMAGAA.com- Pertumpahan darah yang menimpah warga sipil di kabupaten Deiyai, saat melakukan aksi demo lanjutan  ‘protes terhadap rasisme’  pada tanggal 28 Agustus 2019 menelan korban.  Sekretariat Keadilan untuk Perdamaian Dekanat Paniai mengumumkan hasil investigasi sementara.

 

Dalam hasil investigasi yang dibuat oleh  SKP  Deknat Paniai, Keuskupan Timika, memverifikasi identitas delapan warga sipil yang tewas dan 39 warga sipil yang terluka.

 

Sesuai laporan yang diterima kabarmapegaa.com, Rabu (4/9) Pastor Santon Tekege Pr, dari Sekretariat Keadilan untuk Perdamaian Dekanat Paniai, Keuskupan Timika menjelaskan kronologinya.

 

Dalam aksi demonstrasi lanjutannya, masyarakat Deiyai berkumpul di lapangan Thomas Adii Waghete pada 28 Agustus 2019 pukul 09.00 pagi. Mereka sambil yel-yel alias “YUU WAITA” berarak-arakan menuju halaman kantor Bupati Deiyai. Ribuan massa sudah masuk di halaman kantor bupati. Lainnya masih berjalan sambil berarak-arakan di jalan raya umum.

 

“Pada waktu itulah ada mobil dari arah enarotali datang dalam kecepatan tinggi. Mobil itu senggol beberapa massa yang sedang berarak masuk ke halaman kantor bupati. Dan akhirnya mobil itu tiba-tiba belok ke arah kantor BKD Deiyai. Dan mobil itu telah berhasil menabrak mati terjepit dengan tembok pagar kantor BKD Deiyai atas nama seorang pemuda Justinus Takimai (17 tahun),” paparnya.

 

Sebelum unjukrasa tiba di titik aksi yakni di halaman Kantor Bupati Deiyai, aparat keamanan yang bersiaga di halaman Kantor Bupati Deiyai langsung melepaskan tembakan dan gas air mata. “Akibat tembakan dan gas air mata itu, tujuh warga sipil tewas. Sejumlah 43 warga lainnya mengalami luka-luka karena tembakan, baik luka berat maupun ringan,” kata Pastor Santon.

 

Massa melihat  kejadian itu, langsung mendekati mobil dan membuka pintu mobil. “Ternyata dalam mobil itu dikendarai oleh 1 orang sopir TNI. Masyarakat menarik keluar sopil TNI itu dan langsung pukul dan dipanah, termasuk 3 orang anggota TNI dan 3 orang anggota Polisi  lainnya yang ada dalam mobil di suruh keluar. Mereka aparat anggota ini, dipukul pakai parang, dan di panah, dan 10 pucuk senjatanya diambil masyarakat (sekarang sudah dikembalikan 10 pucuk senjata itu),” paparnya dalam pernyataan tertulis.

 

Pater Pastor Santon  menyatakan aparat keamana Indonesia (TNI dan Polri) sudah siap siaga di halaman kantor bupati sejak pagi harinya. Mereka sudah siap dalam ruangan kantor bupati maupun di luar kantor halaman.

 

Massa melakukan orasi demo dan menyampaikan tuntutan penandatanganan petisi dari Bupati dan Para DPRD Deiyai. Mereka demo tanpa kendala apa pun. Mereka orasi sambil menunggu massa lain terkumpul di halaman Kantor Bupati.

 

“Nah, ketika aparat keamanan (TNI dan Polri) mendengar keributan di luar pagar kantor Bupati, maka aparat keamanan langsung keluarkan tembakan. Ribuan peluru diarahkan ke massa di halaman kantor bupati. Massa takut kena tembakan dan lari meninggalkan halaman kantor. Dari dalam kantor bupati di bagian belakang, aparat keamanan membuang  tembakan dan gas air mata. “Akibat tembakan dan gas air mata itu, tujuh warga sipil tewas. Sejumlah 43 warga lainnya mengalami luka-luka karena tembakan, baik luka berat maupun ringan,” kata Pastor Santon.

 

 

Selain itu, massa juga melukai dua tentara, seorang prajurit TNI tewas, serta, dan melukai tiga orang polisi. Berikut data sementara korban tewas dan terluka dalam rangkaian penabrakan, amuk massa, dan penembakan yang terjadi di Kantor Bupati Deiyai pada hari Rabu 28 Agustus 2019.

 

Data warga sipil yang tewas di Deiyai, Papua, pada 28 Agustus 2019

No

Nama

Jenis Kelamin

Status

Keterangan

1

Abinadab Kotouti (24)

L

Warga Sipil dari Bomou II

Tewas Kena tembak peluru panas di Otak Kecil dan tembus di depan mata. Dia sudah dikubur di kampong Bomou II, Distrik Tigi

2

Hans Ukago (25)

L

Warga Sipil dari Diyai II

Tewas kena tembakan peluru panas di Bahu dan dada. Dia sudah dikuburkan di kampung Diyai II, Distrik Tigi Barat

3

Marinus Ikomou (35)

L

Warga Sipil dari Ayatei

Tewas kena tembakan di Dada, di alat kelamin, dan semprot gas bius. Dia sudah dikuburkan di Kampung Ayatei, Distrik Tigi Barat

4

Alpius Pigai (29)

L

Warga Sipil dari Digibagata

Dia kena luka-luka tembakan di dada dan mati dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Madi. Dia sudah dikuburkan di Kampung Digibagata, Distrik Tigi Barat

5

Derison Adii (24)

L

Warga Sipil dari Atouda

Dia kena tembakan  di Otak Kecil dan dada. Ditemukan mati di Halaman Kantor Bupati Deiyai. Dan dia telah dikuburkan di Kampung Atouda, Distrik Tigi.

6

Pilemon Waine (19)

L

Warga sipil dari Wagomani

Dia tembakan peluru tajam di dada dan tewas. Dia sudah dikuburkan di Kampung Wagomani, Distrik Tigi Barat

7

Yemi Douw (23)

 

 

L

Warga Sipil dari Widimei

Dia kena tembakan peluru panas di perut, di lengan kiri, dan mati. Dia sudah dikuburkan di kampung Widimei, Distrik Tigi Utara

8

Yustinus Takimai (17)

L

Pelajar

Dia ditabrak oleh sopir TNI dan mati terjepit tembok kantor BKD Deiyai Papua

 

Data warga sipil yang terluka di Deiyai, Papua, pada 28 Agustus 2019

 

1

Yustinus Agapa (17)

L

Pelajar

Kena tembak peluru tajam di paha samping luar tembus sampai belakang. Sudah dirawat RSUD Waghete dan sudah pulang berobat dari rumahnya di Waghete Deiyai.

2

Apilin Mote (32)

L

Warga Sipil

Kena tembakan di pantat kanan tembus samping tembus tengah pantat

3

Elisabeth Mote (27)

P

Warga Sipil

Kena tembakan peluru tajam di perut dan sudah di jahit perutnya dari RSUD Madi Paniai dan pulang ke rumah Waghete Deiyai

4

Jhon Badii (20)

L

Pelajar

Kena tembakan di tangan dan sedang berobat di RSUD Madi Paniai

5

Bernadus Kotouki (16)

L

Pelajar

Kena tembakan di kaki dan tulang kakinya patah. Dia sedang dirawat di RSUD Madi Paniai

6

Yohanes Adii (47)

L

Warga Sipil

Ditangkap polisi dan pukul babak belur oleh polisi dan dirawat di RSUD Madi Paniai

7

Mikael Bukega (26)

L

Warga sipil

Kena peluru tajam kikis di kepala dan sedang di rawat RSUD Madi Paniai

8

Simon Pakage (29)

L

Warga sipil

Kena peluru tajam kikis di bagian kepala dan sedang dirawat RSUD Madi Paniai

9

Aleks Pakage (28)

L

Warga sipil

Kena tembakan di bagian kaki dan sedang dirawat di RSUD Madi Paniai

10

Yuven Pekey (35)

L

Warga sipil

Kena tembakan dibagian kaki dan sedang dirawat di RSUD Madi Paniai

11

Gergorius Tekege (29)

L

Warga sipil

Ditangkap dan dipukul babak belur oleh polisi dan sedang dirawat di RSUD Madi Paniai

12

Simon P Ukago (27)

L

Warga sipil

Ditangkap dan dipukul babak belur oleh polisi dan sedang dirawat di RSUD Madi Paniai

13

Andreas Doo (36)

L

Warga sipil

Ditangkap dan dipukul babak belur oleh polisi dan sdang dirawat di RSUD Madi Paniai

14

Leander Douw (30)

L

Warga sipil

Kena tembakan dan patah tulang paha bagian kanan. Dia sedang dirawat di RSUD Madi Paniai

15

Yosias Iyai (30)

L

Warga sipil

Ditangkap dan dipukul babak belur oleh polisi. Dan sedang dirawat di RSUD Madi Paniai

16

Stefanus Goo (29)

L

Warga sipil

Ditangkap dan dipukul babak belur oleh polisi. Dan dia sedang dirawat di RSUD Madi Paniai

17

Samuel Edowai (26)

L

Warga sipil

Kena tembakan di tangan kanan dan berobat di RSUD Madi Pania

18

Stefanus Pigai (26)

L

Warga sipil

Ditangkap dan dipukul babak belur oleh polisi dan sedang dirawat RSUD Madi Paniai

19

Melianus Mote (32)

L

Warga sipil

Ditangkap dan dipukul babak belur oleh polisi. Dan sedang dirawat di RSUD Madi Paniai

20

Yonas Kayame

L

Warga sipil

Kena tembakan di bagian paha kanan dan sedang dirawat di RSUD Madi Paniai

21

Andreas Doo (20)

L

Warga sipil

Kena tembakan dibagian perut dan sedang di RSUD Madi Paniai

22

Eliut Pigai (21)

L

Warga sipil

Kena tembakan dibagian lengan kanan dan sedang dirawat RSUD Madi Paniai

23

Frans Nawipa (22)

L

Warga sipil

Ditangkap dan dipukul babak belur oleh polisi. Dia sedang dirawat di RSUD Madi Paniai

24

Karel Kotouki (32)

L

Warga sipil

Kena tembakan di kaki betis dan berobat dari rumahnya sendiri dari kampung Yaba I Distrik Tigi

25

Agus Mote (32)

L

Warga sipil

Kena tembakan kikis di bawah leher dan berobat dari rumah di kampung Yomeni, Distrik Tigi

26

Yanto Dogopia (19)

L

Pelajar

Kena tembakan di tangan dan berobat dari kampung Meiyepa, Distrik Tigi Barat

27

Angkelus Kotouki (20)

L

Warga sipil

Kena tembakan di betis kanan dan pulang berobat dari rumahnya sendiri dari kampung Bomou II, Distrik Tigi

28

Domin Pakage (23)

L

Warga sipil

Kena tembakan di bagian telapak tangan kanan dan berobat dari rumahnya di kampung Bomou I, Distrik Tigi

29

Marinus Dogopia (21)

L

Warga sipil

Kena tembakan di bagian kaki kiri dan berobat dari rumah di kampung Meiyepa, Distri Tigi

30

Amos Pakage (19)

L

Pelajar

Kena tembakan dibagian lengan kiri. Dan sedang berobat di rumahnya di kampung Oneibo Distrik Tigi

31

Ukago Mabipai (34)

L

Warga sipil

Kena tembakan dibagian pelipis kanan dan berobat dari rumah di kampung Ayatei I, distrik Tigi Barat

32

Tertus Giyai (24)

L

Warga sipil

Kena gas air mata dan berobat dari rumahnya

33

Yupii Bobii (21)

L

Warga sipil

Kena tembakan di paha dan dirawat dari rumahnya di kampung Digibataga Distrik Tigi Barat

34

Olis pekey (19)

L

Warga sipil

Kena tembakan di kikis pipi dari kampung Ayatei, Distrik Tigi Barat

35

Aleks Douw (24)

L

Warga sipil

Kena tembakan di ketiak kanan tembus peluru dan berobat di rumah di kampung Widimei Distrik Tigi Utara

36

Hilarius Douw (20)

L

Warga sipil

Kena tembakan dibagian lengan kiri dari kampung Widimei Distrik Utara

37

Peres Agapa (21)

L

Warga sipil

Kena tembakan di betis kaki dan sudah dirawat dari rumah di kampung Widimei Distrik Tigi Utara

38

Prengki Pekey (22)

L

Warga sipil

Kena tembakan di betis dan sudah dirawat dari rumah pribadi di kampung Widimei Distrik Tigi Utara

39

Leander Douw (27)

L

Warga Sipil

Dia ditembak dibagian paha dan sedang dirawat di rumah kampung di Gakokebo, Distrik Tigi Utara

 

Data aparat keamanan yang tewas dan terluka di Deiyai, Papua, pada 28 Agustus 2019

 

No

Nama

Jenis Kelamin

Status

Keterangan

1

Serda Ricson (33)

L

TNI

Kena luka panah bagian kepala dan mati (sudah dikuburkan)

2

Sertu Sunendra (30)

L

TNI

Terkena panah di bagian pantat dan punggung sebelah kanan (sedang perawatan di RSUD Nabire)

3

Serka arif Y (29)

L

TNI

Terkena luka sobek bagian kepala dan pelipis (sedang perawatan di RSUD Siriwini Nabire)

4

Bripda Dedi

L

POLRI

Terkena panah pada bagian leher (sedang perawatan di RSUD Siriwini Nabire)

5

Bripka Rifki

L

POLRI

Terkena panah pada bagian tangan kiri (sedang perawatan di RSUD Siriwini Nabire)

6

Barada Akmal

L

POLRI

Terkena panah pada bagian punggung belakang (sedang perawatan di RSUD Siriwini Nabire)

 

 

 

Pewarta: Manfred Kudiai/KM

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

#Politik

Baca Juga, Artikel Terkait