Pentingnya Kejujuran Bagi Kehidupan Manusia

Cinque Terre
Alexander Gobai

4 Bulan yang lalu
OPINI

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

Oleh, Yulianus Nawipa*)


OPINI, KABARMAPEGAA.com – Kejujuran adalah sebuah kata yang indah di dengar, tetapi tidak seindah mengaplikasikan dalam kehidupan keseharian. Tidak pula berlebihan, bila ada yang mengatakan jujur semakin langka dan terkubur, bahkan tidak lagi menarik bagi kebanyakan orang. Semua orang paham akan maknanya, tetapi begitu mudah mengabaikannya. Yang lebih berbahaya lagi adalah ada orang yang ingin dan selalu bersikap jujur, tapi mereka belum sepenuhnya tahu apa saja yang termasuk ketegori kejujuran, maka kejujuran itu sangat penting bagi kehidupan manusianya.


Apa pentingnya kejujuran?


Membangun kejujuran dalam kesadaran jiwa manusia itu sangatlah penting, entah itu jujur terhadap sesama manusia lainnya agar tercipta kenyamanan dalam melakukan segala tindakan nyata. Tapi, kita meilhat pula kejujuran juga membuktikan bahwa adanya menguntungkan bahkan merugikan orang lain dari hal jujur itu sendiri. Berbicara jujur adalah salah satu nilai positif yang manjur dalam kehidupan individualisme maupun secara universal.


 Keuntungan manusia berbicara jujur yakni mengangkat derajat bahkan harkat dan martabat manusianya, tentunya pula sebaliknya juga. Sehingga, kejujuran terkait membuktikan bahwa harus saling menjadi dan memberikan nilai yang sangat bermanfaat bagi kehidupan itu sendiri.


Kategori orang bicara jujur, tentu orang tersebut dikategorikan sangatlah mahal untuk mencari diri sepertinya karena tidak semua orang di dunia ini mempunyai moralitas kemanusiaan yang mampu membawah diri dalam kategori jujurnya. Entahlah, terhadap sesama manusia maupun kepada Tuhan. Jadi kejujuran itu mesti harus punya gambaran tentuntu, yakni sama siapa, dimana, kapan serta bagiamana saya akan berbicara kejujuran, itu yang perlu kita sadari dalam kehidupan kita masing-masing.


Saya yakin bahwa setiap orang mampu menjawab pertanyaan berupa refleksi  diri bagi kehidupan untuk menanggapi nilai kejujuran tewrsebut. Menemukan solusi yang tepat untuk menyelesaikan berbagai persoalan dengan nilai kejujuran tersebut.


Ada pula dampak-dampak yang mempenagruhi kehidupan manusia, yakni dampak positif dan negatif dalam menanggapi nilai kejujurannya?


Dampak Positif Tentang Nilai Kejujuran


Dampak positif bagi orang yang berbicara jujur adalah untuk menyegarkan selurug beban pikiran, letih lesuh dan kemudian bangkit kembali sebagai semangat hidup yang baru dalam diri pribadi maupun konteks dalam universal.


Allah menciptakan manusia itu serupa dan secitra dengan Ia sendiri, maka jangan sia-siakan waktu yang diberikan kepada setia[p insan manusia untuk menjalankan kehidupan dalam kebaikannya, diantaranya mengungkapkan nilai kejujuran itu sendiri. Karena hidup kita hanya sementara baik yang kita rasakan secara rohani mapun hidup secara jasmaninya.


Bagaikan kehidupan itu seperti uap, untuk itu kita sebagai manusia sejati harus mampu mmengarahkan hidup kita dalam dunia yang memberikan gambaran tentang kehidupan yang layak, yang mempunyai nilai kejujuran yang mampu merubah dunia dalam segala persoalan yang kita hadapinya. Diantaranya gugur bunga karena layu, gugur iman karena nafsu dan gugur cinta karena cemburu, maka kejujuran dalam dunia kehidupan nyata sangatlah penting untuk kita sebagai manusia sempurna.

 

Dampak Negati Tantang Nilai Kejujuran


Dampak  negatif bagi orang yang berbicara ketidakjujuran pada sesama manusia, tentu menambahkan beban pikiran, letih lesuh secara tersembunyi tak akan muncul ketika tidak ada nilai kejujurannya, munculnya amarah, keangkuhan, dendam bahkan ketidakenakan dalam menaggapi berbagai macam persolan kehidupannya.


Kejujuran merupakan bagian dari sifat positif manusia. Kejujuran adalah bagian dari harga diri yang harus dijaga karena  bernilai tinggi. Kehilangan uang bisa dicari lagi, tapi kehilangan kejujuran di mana harus dicari?   Jujur itu mahal harganya, orang merusak kejujuran sangsinya akan berat dan berlangsung lama. Kejujuran diikat dengan hati nurani manusia, dan keduanya itu merupakan anugerah dari Allah. Dua eleman ini saling keterkaitan.  

 

Ketika ucapan tak sesuai dengan kenyataan, hati menjadi risau karena ucapan dirasa tak jujur. Jujur memang indah, sikap jujur membuat hidup kita lebih tentram tanpa ada tekanan dari luar maupun dari batin kita sendiri. Coba bayangkan ketika kejujuran dinafikkan pasti hidup kita tak pernah tenang. Kebohongan pertama pasti harus ditutup dengan kebohongan kedua dan seterusnya. Yang pasti kebohongan itu sangat melelahkan dan membebani hati nurani, hidup tak nyaman dan diselubungi rasa was-was.

   

Penulis adalah Jurnalis muda Papua, Tinggal di Papua


Editor: Frans Pigai
 

Baca Juga, Artikel Terkait