Perangi C-19, F-PKB Deiyai Turun Bagi Sembako dan Sosialisasi ke Masyarakat

Cinque Terre
Eman B Youw

1 Bulan yang lalu
MEEPAGO

Tentang Penulis
Foto: Legislator PKB, Markus Mote selaku wakil Ketua II DPRD kabupaten Deiyai,saat menyerahkan bantuan sembako kepada warga kampung Waitakotu, Jumat (24/4/20)

 

NABIRE.KABARMAPEGAA.com - Untuk mencegah penyebaran corona virus disease-2019 (covid-19), Fraksi PKB (F-PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Deiyai, melakukan sosialisasi pencegahan terhadap bahaya virus corona dan pembagian sembako kepada  di sejumlah tempat seperti di kampung Waitakotu, distrik Tigi Timur dan sejumlah kampung di distrik Bouwobado kabupaten Deiyai, Papua.

Di Kampung Waitakotu, penyerahan sembako dan sosialisasi dipimpin oleh Markus Mote selaku wakil Ketua II DPRD kabupaten Deiyai, sedangkan Yason Edowai juga sebagai ketua Komisi C DPRD Deiyai pimpin penyerahan sembako dan sosialisasi kepada masyarakat yang mendiami di Distrik Bouwobado.

Untuk diketahui paket penyerahan bantuan sembako diantaranya  20 karung beras, 20 kardus Supermi, satu karung gula pasir dan minyak goreng. Paket bantuan disehkan langsung kepada kepala kampung bersama aparat kampung, tokoh agama dan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu warga  mendapatkan sosialisasi mengenai pola hidup sehat, cara mencuci tangan yang benar serta upaya pencegahan dan bahaya virus corona alias covid-19.

"benar, Jumat (24/4/2020) lalu, kami turun langsung ke masyarakat untuk melakukan sosialisasi bahaya Covid 19, sekalian kami bagikan sembako," tutur Ketua FPKB DPRD kabupaten Deiyai, Naftali Magai, S.Pd. menjawab pertanyaan wartawan media ini, senin (27/4/20).

Dikatakan Naftali, PKB dari rakyat dan harus kembali meringangkan beban rakyat memlalui kepedulian kader. Apalagi saat wabah separti ini rakyat benar-benar membutuhkan kehadiran wakil rakyat untuk turun meringankan  beban mereka.

“kami kader sudah salurkan bantuan berupa semboko dan memberikan pemahaman dan penguatan kepada masyarakat berupa sosialisasi di sejumlah titik terkait social distancing dan physical distancing,”aku Naftali.

Dampak dari pemerintah rumahkan masyarakat,Naftali mengaku, kehadiran F-PKB Deiyai sebatas meringankan beban hidup yang semakin sulit di masa pandemi Covid 19 agar masyarat disana tetap stay ad home (tetap tinggal dirumah). ***

 

#Pandemi Covid-19

Baca Juga, Artikel Terkait