Perginya Sebuh Hati dari Kem Pengungsian

Cinque Terre
Yunus Gobai

18 Hari yang lalu
PUISI

Tentang Penulis
Contributor
Warga prngungsian Ndugama.Ist

 

Kutunggu kau mengemasi dukamu.

Kutunggu kau berbagi ceritamu.

 Surga kecil di pelopak matamu.

 Kegelisahan hidup mendera jiwaku..

Dalam malam yang kelam.

Sesosok tubuh kurus.

Mengeram kesakitan.

 Terbaring membisu..

Darah segar mengalir.

 Di hidung-nya dan di mulutnya...

Sinar matanya mulai meredup...

Nafasnya mulai tersendat...

Aku memandang dalam diam ku...

Sayang ....

 

Bangunlah ini hari masih pagi seruku..

Detak jantung Nya kian tak berirama...

Sang waktu mengibaskan mimpi...

Untuk sekarat jiwa...

Dalam untaian sepanjang jalan Pengungsian...

Malam sunyi kulalui tanpa kehadiran- MU Hanya sebait doa mu Ku panjatkan menghening Harapan.....

Mengiringi kepergian mu...

Dalam Kem pengungsian ini beribu kata kutulis Lewat pilu ketulusan kasih....

Selamat jalan sahabat....

NamaMu telah terukir di pusara abadi....

Katakan pada penghujung dunia...

Bawah aku pernah singgah di hatimu...

Puisi ini ku persembahkan, untuk keluarga yang kehilangan orang terkasih dalam sepanjang jalan pengungsian yang tak berujung...

Nduga.

 

 

Karya: Dollya. uBR 27 juli 2020

#TPNPB-OPM

Baca Juga, Artikel Terkait