Peringati HUT ke-9 Ipmado Joglo, Bersatu Menuju Perubahan

Cinque Terre
Alexander Gobai

6 Bulan yang lalu
MEEPAGO

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

KABARMAPEGAA.com--Memperigati  Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai Yogyakarta-Solo (Ipmado Joglo) IX  gelar Ibadah singkat, pemotongan kue ulta dan Makan bersama, Selasa (30/1/2017) bertempat  aula asrama Dogiyai, Jln. Kelebengan, Sleman , Yogyakarta.

 

Kegiatan ini diikuti sedikitnya tujuh pulahan mahasiswa dan pelajar yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire,Paniai, Dogiyai,Deiyai Yogyakarta-Solo (Ipmanapandode Joglo), serta perwakilan ketua-ketua Ipmado di setiap kota studi di pulau Jawa.  Dalam kesempatan tersebut, Jhon Tigi selaku ketua Ipmado se-jawa Bali pun ikut serta.  HUT ke-9  ini bertemakan:  “Kumpul Bersama, Bersatu, Berkembang Menuju Perubahan.”

 

Ketua panitia penyelenggara HUT ke-9 Ipmado Joglo, Petrus Tebai dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh senioritas maupun anggota Ipmado dan Ipmanapandode yang telah meriakan kegiatan ini.

 

“Berdasarkan tema yang kami angkat maka  harapan kami,  Ipmado Joglo kedepan lebih  maju dan bersatu,” ujar  Petrus Tebai yang dipetik media ini dalam sambutannya.

 

Kemudian, Ketua Ipmado Se-Jawa Bali,  Jhon Tigi mahasiswa STIE Semarang ini  juga mengatakan proses dan perjuangan adalah kerangkah perjuangan yang kita lewati untuk daerah kita.

 

Dalam kesempatan tersebut ia juga minta agar  tidak kakuh, ragu dan goya  dan harus solit dalam menjalankam amanah  mejalankan roda organisasi yang ada.

 

“Dalam hidup adalah catatan sejarah,  dalam sejarah adalah perjuangan, dan dalam perjuangan adalah pengorbanan. Itu semua adalah momentum-momentun yang tidak dapat kita lupahkan,” ujarnya didepan peserta yang hadir.

 

Untuk itu, kata dia dalam waktu yang bahagia ini mari kita sama-sama mencari kekurangan-kekurangan yang ada  kemudian saling melengkapi untuk kedepan yang baik.

 

“Mari kita semua, dengan mengutamakan Tuhan dan berdasarkan filosofi Mee, yakni Dou Gai, Ekowai kita bangun daerah tercinta kita,” pungkas Tigi  dalam sambutannya.

 

Tigi berharap, apapun yang terjadi kita harus bergandengan  tangan dan jangan menyerah jika ada persoalan dalam organisas karena  dibalik semua itu pasti ada kebahagiaan yang sedang  menanti kita. Juga membangun relasi yang baik untuk membangun daerah kita.

 

Dari tempat yang sama, Ketua Ipmado Joglo juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang datang serta Panitia  untuk  menyukseskan kegitan ini.

 

 “Kita semua satu. Ipmado diatasnya ada Ipmanapandode, kita saling mendukung saling mengormati, buangkan semua ego , kita semua satu. Satu untuk perubahan,” harapnya.

 

BPH Ipmanapandode Joglo,  Manfred juga menimta supaya  tetap mejaga kekompakan serta kekeluargaan tanpa membeda-bedakan asal daerah untuk   bersama membangun Papua dan Meeuwodide khususnya.

 

“Sesuai dengan tema, mari kita berbagur bersama bergandengan tangan menjadikan satu misi yang mengarah pada persatuan guna  hari esok yang lebih  baik.  Dalam satu keluarga, satu tujuan dan satu perjuangan,” ujarnya.

 

Untuk menjawab semua itu, menurut Manfred  hal yang pertama kita lakukan adalah  tinggalakan ego dan gensi kedaeraan  yang seakan menghilangkan identitas kita sebagai Mee.

 

“Sadar bahwa saya orang Mee dan bukan saya Dogiyai, Saya Deiyai, Saya Paniai, Saya Nabire,” pungkasnya.

 

Kemudian ketua Ipmanap Jogja, Emanuel Kegiye; Ketua Ipmadei Joglo, Fabianus Pigome dan ketua Ipmapan Jogja, Anselmus Gobai mewakili seluruh anggota menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-9 Ipmado Joglo dan mereka pun dalam sambutan –sambutanya mengajak untuk bersatu dalam satu keluarga serta lebih mengedepankan akan kebersamaan.

 

Pantauan media ini, acara peringati HUT ke-9 Ipmado Joglo berjalan dengan meria. Dimulai dengan ibadah singkat, saling suap kue ulangtahun, penyampaian sambutan-sambutan berakhir  dengan makan bersama.

 

Pewarta: Anselmus Gobai/KM

 

 

Baca Juga, Artikel Terkait