Persoalan dan Jalannya Kartu Prakerja Bagi OAP

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

3 Bulan yang lalu
ARTIKEL

Tentang Penulis
Ilustrasi.Ist

 

Oleh, Dian Waine]*

 

Pemerintah Pusat dengan keputusan yang di keluarkan untuk menyelamat ekonomi masyarakat dengan Kartu Prakerja. Hal ini dilakukan untuk mengurangi beban para pekerja yang kesulitan mencari kerja, PHK, dan perkerja yang dirumahkan saat pandemik. Program kartu prakerja sudah pada tahap gelombang 4, tetapi di media masa masih ada kritikan mengenai program ini. Beberapa kritikan sistem harus diperbaiki. Dan juga jika pelatihan membayar 1 juta, lebih baik kartu prakerja digantikan berupa bansos. Ekonomi dan Bisnis Islam , Akhmad Akbar Susamto , menilai sejak awal program Kartu Prakerja tidak akan mengatasi masalah pengangguran dan justru akan memberi permasalahan  baru pada sisi anggaran. Bahkan, hal senada sudah disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani pada Januari lalu.

 

Saat ini Papua dan Papua Barat masih kesulitan mendaftarkan diri di website prakerja. Hal ini Perlu dipahami bahwa kartu prakerja ini proses yang diutamakan daerah yang mengalami dampak covid dengan jumlah yang tinggi. Maka itu akses tidak dapat di proses untuk wilayah papua dan papua barat. Pendaftar paling banyak berasal dari Pulau Jawa yang paling terdampak oleh pandemi virus corona Covid-19.

 

Sesuai janji Presiden yang harus segera diimplementasikan, segera launching di akhir bulan atau awal April dengan tiga daerah yang terdampak mengurangi ekonomi. Sesudah daerah Jawa, ada tiga wilayah yakni Kepulauan Riau (Batam), Sulawesi Utara (Manado) dan Bali Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mangatakan, yang terbanyak Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI, Banten, daerah-daerah yang diprediksi akibat pandemi ini terjadi kebutuhan yang meningkat bagi mereka yang di PHK atau dirumahkan. Sesuai dengan janji presiden, program kartu prakerja diakses secara bertahap di setiap wilayah.

 

 Secara sudut pandang program kartu prakerja ini sudah termasuk beberapa kepentingan politik yang bermain. Perlu diketuhi tidak semua warga negara bisa ikut dalam program ini, apalagi beberapa wilayah di nusantara masih komunal primitif.

 

Wilayah Papua dan Papua Barat yang masih banyak masyarakat yang jualan umbian-umbian, sayuran, dan lain-lain. Dapat dibilang pandemik ini bukan mengancam orang yang dirumahkan maupun PHK. Lebih besar dampak bagi pekerja pasaran OAP dalam mengakses website kartu prakerja. Alasannya, masyarakat yang masih kurang dalam beroperasi teknologi,  pendidikan yang masih tertinggal, informasi yang kurang diketahui. Pada umumnya keterbatasan keekonomi untuk memperoleh mengelolah persoalan pandemik dalam tenaga kerja pasaran.

 

Media massa lokal memberitakan papua lebih dari 25 jutaan orang terkonfirmasi untuk mengakses kartu prakerja di Papua Barat. Namun yang mengakses hanya bisa dimanfaatkan orang-orang terpelajar. Saat  Pemerintah Provinsi/Daerah atau orang terpelajar yang berada sekeliling masyarakat 7 wilayah adat dalam membantu atau mengorganisir dalam mengakses kartu prakerja. Masyarakat tenaga kerja Pasaran sebagian punya lahan, tetapi belum tentu hasil panen dalam waktu kilat.

 

Penulis adalah Mahasiswa Papua, Kuliah di Malang]*

#Mahasiswa dan Pemuda

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

Baca Juga, Artikel Terkait