PLTA di Yawei,  Ketua DPRD Deiyai: Pemerintah dan Masyarakat Duduk Bersama

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

26 Hari yang lalu
MEEPAGO

Tentang Penulis
Ketua DPRD Deiyai Petrus Badokapa usai wawancara. Foto:M Yogi/KM.

 

 

Timika, KABARMAPEGA.com—Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kali Yawei, Deiyai Papua. Ketua DPRD Deiyai, Petrus Badokapa, S.Th menanggapi pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, intelektual serta masyarakat akan duduk bersama menyelesaikan persoalan ini. Disampaikan sela-sela konfrensi sinode ke XI kepada wartawan, selasa (02/11/2021) kemarin.

 

Mahasiswa, tokoh Agama, tokoh Adat serta seluruh masyarakat Deiyai menegaskan kepada pemerintah Deiyai dan pusat segera hentikan pembangunan PLTA di kabupaten Deiyai distrik Tigi Timur kampung Kokobaya.

 

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD kabupaten Deiyai, Petrus Badokapa, S.Th mengatakan semua masyarakat disana tidak mungkin dukung program kami dan pikiran semua wacana ada pro dan kontra.

 

Di Kab Deiyai ada 5 distrik 67 kampung  dan semua marga adalah masyarakat saya. Saya akan mendengarkan aspirasi masyarakat dan pemerintah lalu kami  mencari solusi bersama.

 

Pembangunan PLTA di Yawei Deiyai itu benar,  tetapi belum final, apa lagi cocok atau tidak yang punya barang dengan mereka yang mau ambil.

 

Kami DPRD Deiyai tidak perna menjual kekayaan alam apapun, itu juga membutuhkan proses, tugas DPRD hanya mengawasi dan legulasi Pihak perusahan dengan masyarakat itu ada negosiasi  tetapi tidak ada kesepakatan.

 

Saya ulang menegaskan lagi, PLTA Yawei akan bangun tetapi kedepan masyarakat dan pemerintah duduk bersama untuk sepakati bersama, tutup Badokapa, tutupnya.

 

Pewarta : Melky Yogi/KM

#Pemerintahan

Baca Juga, Artikel Terkait