Potret dari Degeuwo,  Penambangan Ilegal  Korowai Segera Tutup

Cinque Terre
Alexander Gobai

6 Bulan yang lalu
EKONOMI DAN BISNIS

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)

 

 

BOGOR, KABARMAPEGAA. com—Adanya pengangkatan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua lewat jalur  pengangkatan 14 kursi  di daerah pemilihan wilayah adat Meepago, John. NR Gobai Dewan Adat Wilayah (DAW) Paniai mengajak  untuk  berpotret dari Degeuwo dengan adanya penambangan di daerah suku Korowai.

 

“Duluh ada perdebatan itu seputar apa yang harus dilakukan atau apa langkah-langkah yang harus diambil untuk Degeuwo. Mengingat dampak negatif yang ditimbulkan dengan kegiatan pertambangan," kata John Gobai,  Jumat (2/2/2018).

 

John Gobai mengungkapkan ada pendapat berbagai pihak, pertama,  penutupan lokasi penambangan emas. Lokasi emas ditutup alias tidak diolah oleh siapapun termasuk masyarakat setempat.

 

"Dengan alasan kegiatan pendulangan emas selama ini telah membawa dampak antara lain: peredaran minuman keras dan adanya PSK hal ini terjadi karena ada orang luar. Agar tidak ada hal hal yang negatif," ungkap Jhon yang juga sebagai salah satu utusan DPR Papua jalur 14 kursi.

 

Ia minta  Kapolda Papua agar memerintahkan bawahannya segera menghentikan operasi helicopter yang ke daerah Korowai untuk kegiatan mendulang, segera pulangkan orang luar yang ada di sana.

 

“Kedua, agar Pemda setempat segera mengusulkan  kepada Mentri ESDM RI, agar wilayah ini ditetapkn menjadi Wilayah Pertambangan rakyat  (WPR) agar dikelola oleh masyarakat sendiri . kemudian Gubernur Papua menerbitkan Ijin Pertambangan Rakyat (IPR), saya siap bantu untuk komunikasi ke Jakarta,”  katanya.

 

Sementara itu, tambang ilegal, seperti yang dilansir Jubi, Rabu (16/3/2016) Penambangan emas secara liar oleh sekelompok orang di daerah Korowai tepatnya di Distrik Lenderuma, Kabupaten Boven Digoel akan ditertibkan dalam waktu dekat.

 

 “Memang saya sudah mendapatkan informasi secara lisan terkait penambangan emas secara liar yang dilakukan orang dari luar.  Penambangan liar itu, justru membuat masyarakat asli Papua menjadi sangat terganggu,” tulis Jubi.

 

Dikatakan, permasalahan dimaksud, tetap menjadi perhatian serius setelah dilantik bersama Bupati Boven Digoel, Benediktus Tambonop nanti. “Ya, ada ketidakpuasan dari penduduk lokal terkait penambangan emas liar yang dilakukan orang dari luar,” tegasnya kepada wartawan Jubi.

 

Pewarta: Yunus Gobai

Editor  :  Manfred Kudiai/KM

Baca Juga, Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait