Proses Pengkaderan dalam Tubuh LBH Papua, Tujuh Peserta Mengikuti Tes Tertulis

Cinque Terre
Manfred Kudiai

15 Hari yang lalu
HUKUM DAN HAM

Tentang Penulis
Pemred Kabar Mapegaa (KM)
Prosesi saat pelaksanaan teks tertulis di kantor LBH Papua. (Doc. LBH-Papua/IST)

 

NABIRE, KABARMAPEGAA.com—Direktur  Lembaga Bantuan Hukum Papua (LBH Papua), Emanuel Gobai, SH mengatakan tujuh orang peserta telah mengikuti tes tertulis. Hal ini merupakan proses pengkaderan dalam tubuh LBH. Mereka yang ikut tes, setelah mengikuti KALABU daftar calon pemberi bantuan hukum di LBH Papua, Rabu, (12/2).

 

“Wajah pelangaran hukum dan HAM di seluruh wilayah papua sangat tinggi. Kondisi itu tidak dapat berakhir bila tidak disikapi dengan menyiapkan para pemberi bantuan hukum yang akan bekerja secara sukarela bagi masyarakat miskin, marjinal dan buta hukum di Papua,” jelas Emanuel kepada media ini.

 

Berangkat dari situasi itu, Kata Emanuel, LBH Papua merasa penting menjalankan program kaderisasi baik bagi masyarakat umum dan juga bagi kebutuan internal LBH Papua.

 

“Selain itu, sangat menyadari dengan benar bahwa LBH Papua adalah lembaga kader sehingga program kaderisasi dalam internal LBH Papua menjadi salah satu program pokok LBH Papua didalam wilayah kerjanya,” katanya.

 

Dalam rangka pengkaderan dalam tubuh LBH Papua pada tanggal 12 Februari 2020 LBH Papua mengelar tes tertulis bagi 7 orang calon Pemberi Bantuan Hukum LBH Papua. Tes tertulis dimulai pada pukul 10:00 - 12:00 di Ruang Rapat LBH Papua.

 

Untuk diketahui bahwa nama ketujuh calon Pemberi Bantuan Hukum sebagai berikut : 1) Alince Dawapa, 2) Imanus Komba, 3) Rulan Tiris, 4) Yuliana Itlai, 5) Demi Kalakmabin, 6) Jeff Sangkek, dan  7) Elsha Gracella S Rumi.

 

Ketujuh calon Pemberi Bantuan Hukum sebelumnya telah mengikuti kegiatan Karya Latihan Bantuan Hukum (KALABAHU) yang digelas sebanyak 2 (dua) kali pada tahun 2020. Uniknya dalam tes terlulis ini diikuti oleh peserta dari KALABAHU Periode Pertama tahun 2020 dan Periode Kedua tahun 2020. 

 

Melalui fakta ini, LBH Papua menilai program kaderisasi yang dijalankan LBH Papua telah berjalan secara maksimal. Hal ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi LBH Papua karena mekanisme kaderisasi dari eksternal LBH Papua menuju internal LBH Papua berjalan secara maksimal. Atas dasar itu, LBH Papua akan terus mengembangkan program kaderisasi melalui kegiatan KALABAHU secara terus menerus setiap tahunnya dalam rangka mengembangkan pemahaman Bantuan Hukum Struktural kepada seluruh masyarakat papua khususnya pemuda dan mahasiswa di dalam wilayah kerja LBH Papua.

 

Selanjutnya, ketuju calon Pemberi Bantuan Hukum akan menjalani tes wawancara pada tanggal 15 Februari 2020 di LBH Papua.

 

Pewarta: Manfred Kudiai/KM

#LBH Papua

Baca Juga, Artikel Terkait