Rakyat Puji Respon Pemda Deiyai Soal Palang C-19 Masuk Wilayah Suku Mee dan Moni

Cinque Terre
Eman B Youw

1 Bulan yang lalu
MEEPAGO

Tentang Penulis
Dok : Fose bersama usai menutup akses transportasi darat antar kabupaten Mimika-Deiyai di kali Pinda-pinda atau kali Baa.

 

 

NABIRE.KABARMAPEGAA.com - Usai Bupati Deiyai Ateng Edowai, Rabu (29/4/20), resmi menutup akses transportasi darat dari kabupaten Mimika menuju Kabupaten Deiyai atau sebaliknya. Mendapat pujian dan ucapan hangat dari kalangan akar rumput (kalangan bawa,red).

Seperti  Toko Pemuda Distrik Bouwobado Kabupaten Deiyai,  Yonas Bugale memuji dan berterima kasih atas respons Pemerintah Daerah Kabupaten Deiyai Provinsi Papua  dalam tindakan nyata mencegah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) masuk di wilayah suku Mee dan suku Moni yang mendiami di 4 (empat) Kabupaten yakni Deiyai, Dogiyai, Paniai dan Kabupaten Intan Jaya.

“terima kasih Pemda Deiyai mengingat keselamatan suku Mee dan suku Moni sehingga Pemda Deiyai mengambil alih pemalangan di jalan trans Timika ke Deiyai tepatnya di kali pinda-pinda atau kali Baa,”ucap Yonas Bugale melalui rekaman video berdurasi 2 menit 33 detik yang diterima wartawan, Jumat (1/5/20).

Yonas menilai, pemalangan tersebut merupakan palang korona masuk ke wilayah suku Mee dan suku Moni, maka Langka ini sudah baik karena merupakan langka penyelamat masyarakat Mee dan Moni yang hidup dan mendiami di empat kabupaten tersebut.

“masyarakat suku Mee, Moni dan juga masyarakat suku Amume yang ada di jalan trans Timika ke Deiyai Sama-sama mendukung dan Sama-sama jaga disini,”ajak Yonas.

Yonas berharap dukungan berupa tenaga Medis dan makanan dari pemerintah daerah kabupaten Deiyai, Dogiyai, Mimika, Paniai, dan Intan Jaya selama masyarakat jaga pemalangan di kali Baa.

Sementara itu, Legislator PKB Kabupaten Deiyai, Naftali Magai, S.Pd menambahkan masyarakat Bouwobado siap mengamankan pemalangan agar mencegah kumungkinan adanya orang melintasi  melalu jalan darat  dari Timika ke kampung halaman mereka, karena itu dukungan Sembako dan dana operasional bagi pihak-pihak yang akan menjaga di Posko.

“Pemda 4 kabupaten jangan fokus hanya di posko terpadu km 100 Distrik Siriwo Kabupaten Nabire, tapi berbalik kanan dan perhatikan juga Posko terpadu di kali Baa, sebab keduanya penting,”keluh Naftali. ***

#Pandemi Covid-19

Baca Juga, Artikel Terkait