Seminar dan Diskusi IPMADO DIY : Mahasiswa Papua dan Tanah Adat

Cinque Terre
Ancelmus Gobai

1 Bulan yang lalu
TANAH PAPUA

Tentang Penulis
"Melayani dengan hati"
Seminar dan Diskusi IPMADO DIY Mahasiswa Papua dan Tanah Adat (Foto: Damianus Gobai).

 

 

YOGYAKARTA,KABARMAPEGAA.COM--Ikatan Pelajar Mahasiswa Dogiyai, Kota Studi Yogyakarta dan Solo menggelar seminar dan diskusi berlangsung di ruang TV Asrama Dogiyai JL.Mangga, Klebengan, Catur Tunggal Depok Sleman DIY,Selasa(18/2/2020).

 

Pemberian materi diangkat dengan Thema “Mahasiswa Papua dan Tanah Adat” oleh Fransiskus Mofu sekaligus sebagai pemateri dan di susul Natalia Agapa sebagai moderator lalu diikuti oleh Tandius Tagi sebagai Notulen.

 

Fransiscus selaku pemateri “Mengingatkan kepada mahasiswa Papua khususnya IPMADO telah hadir dalam diskusi ini betapa pentingnya mentahui perubahan dinamika hutan dan tanah adat Papua dari waktu ke waktu kian di dibabat habis oleh perusahan-perusahan ilegal.”

 

Tempat yang sama ketua BPH  Ipmado Joglo, Agustinus Adii “menguraikan melalui diskusi dengan Thema Mahasiswa dan Tanah Adat ini generasi muda terlebih satu dua orang yang terlibat dalam diskusi ini melakukan terbaik dan kita semua mesti mengadari pentingnya hutan dan tanah adat untuk anak cucu kita.”

 

Saya secara pribadi sangat apresiasi atas materi mahasiswa papua dan tanah adat dari abang Fransisku Mofu dimana menambah wawasan yg penting diluar kampus. Ujarnya kepada awak media Kabarmapegaa.com rabu (19/02/2020).

 

Kemudian salah satu peserta yang mengikuti  kegiatan ini, William Kerok mengutarakan “Panjang lebar bahwa merasa kecewa atas perusahan-perusahan illegal yang babat hutan adat di kampung halamannya boven digoel.”

 

Lanjut “kebijakan yang diterapkan oleh Pemerintah Boven Digul sangat merugikan bagi masyarakat. Kehadiran Perusahan illegal seperti perusahan Kelapa Sawit masyarakat rugi dua kali lipat selain tak dapat kelebihan diri perusahan kelapa sawit juga hutannya dibabat habis. Tapi dengan materi ini kami Mahasiswa Papua di tuntut mengetahui banyak tentangnya.”

 

Harapnya ,Mahasiswa Papua berani bertindak dan mengambil keputusan kebijakan demi masa depan dan anak cucu kita. Tutupnya.

 

 

 

 

#Mahasiswa dan Pemuda

Baca Juga, Artikel Terkait