Seminar GMKI Merauke, Rekomendasikan Copot Jabatan Wiranto

Cinque Terre
Admin Kabar Mapegaa

2 Bulan yang lalu
KABAR PAPUA

Tentang Penulis
Pengurus GMKI dan para peserta seminar Foto : Dok Seminar

TIMIKA,KABARMAPEGAA.Com-- Belakangan ini ujaran kata-kata kebencian terhadap Orang Asli Papua(OAP) terjadi dimana-mana. Masalah yang menimpa kepada orang Papua tidak bisa diselesaikan oleh Negara Indonesia.

Sejumlah saran dan masukan untuk menyelsaikan konflik Papua pun ramai bermunculan. Salah satunya datang dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Merauke melalui seminar dengan tema: ”Menyelesaikan Persoalan Rasisme dan Persekusi Papua Melalui Pendekatan Humanis” yang digelar bersamaan dengan kegiatan pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) pada Sabtu, (05/10/2019).

GMKI Merauke, dalam rilis yang diterima  media ini  menulis bahwa dalam seminar tersebut terdapat beberapa pokok pembahasan. Diantaranya para mahasiswa dan pemuda yang hadir dalam kegiatatan tersebut mengeluarkan segala keresahannya menanggapi persoalan yang terjadi di Papua.

Awalnya pembahasan hanya terkait rasisme dan langkah penyelesaiannya, pendekatan humanis dan dialog secepatnya merupakan salah satu harapan mahasiswa yang akan disuarakan terus menerus sehingga persoalan yang terjadi ini bisa selesai apapun solusinya semua harus diselesaikan begitu menurut mahasiswa yang hadir.

Selain itu, GMKI Merauke melihat persoalan kesenjangan sosial pada masyarakat Papua dan ketidakadilan ditengah masyarakat Papua serta kurangnya peran pemerintah terhadap kondisi dan keinginan masyarakat Papua menjadi penyebab utama adanya pergerakan dimana – mana.

Salah satu tokoh Masyarakat Kabuapten Mimika Johanes Gluba Gebze dalam materinya menyatakan, kita  orang asli Papua tetap berjiwa besar.

“Saya mengajak semua masyarakat Papua bahwa rasa yang terbangun akibat kejadian rasisme lalu harus menjadi motivasi untuk menjadi pemenang dalam segala hal,”  Ajaknya Johanes Gluba Gebze tokoh masyarakat Papua Selatan yang juga pernah menjabat Bupati Kabupaten Merauke di sela-sela penyampaian  materi.

Copot Wiranto dan Sejumlah Rekomendasi Lainya

GMKKI Merauke dalam rilisnya melihat bahwa semua yang terjadi adalah bentuk kegagalan pemerintah. Mereka mengabil contoh terkait pengungsi konflik Nduga yang tidak terakomodir baik, harusnya menjadi salah satu prioritas malah terabaikan.

Selain itu, menurut GMKI Merauke Wiranto harusnya dicopot karena terus memperkeruh keadaan di Papua melalui statementnya yang terkesan kontroversial.

Berikut ini beberapa rekomendasi dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kabupaten Merauke untuk Negara Indonesia.

1. Tarik/kurangi militer non organik di tanah Papua

2. Menjadikan pengungsi konflik Nduga menjadi prioritas sebagai korban kemanusiaan masalah negara

3. Meminta agar Presiden Joko Widodo segera melakukan pertemuan intensif dengan seluruh elemen pemerintah daerah, pemuda (Mahasiswa dan Perwakilan Pemuda), dan masyarakat agar membicarakan persoalan saat ini di Papua

4. Meminta agar Wiranto dicopot dari jabatannya serta Kapolri dan Panglima TNI harus melakukan evaluasi dalam pelaksanaan selama beberapa waktu ini`

 

 

Pewarta : Martinus Pigome

 

 

Baca Juga, Artikel Terkait