Semua Elemen Papua Diminta Serukan Doa dan Pulangkan Tujuh Tahanan Politik Rasis

Cinque Terre
Admin Kabar Mapegaa

17 Hari yang lalu
HUKUM DAN HAM

Tentang Penulis
Keterangan Foto: tujuh Tapol Rasis beserta Anggota MRP dan Koalisi Kuasa Hukum (Foto: Dok KM)


JAYAPURA, KABARMAPEGAA. com ---Keluarga tersangka dari tujuh Tahanan Politik Papua Rasisme di Kalimantan Timur dan aktivis mahasiswa serta pemuda yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa dan Rakyat Papua (SMRP) meminta kepada semua elemen Papua untuk  menyuruhkan dao dan pulangkan tujuh tahanan ke Papua. 


Semua elemen yang dimaksud diantaranya. Tokoh Agama,  Adat. LSM,  Pemerintah. Perempuan. Masyarakat,  Pimpinan Mahasiswa, OKP,  DPR Papua dan MRP.


"Hari ini  tujuh Tapol Rasisme akan ikuti sidang perdana dengan materi pembacaan surat dakwaan di Pengadilan Negeri Tinggi Balik Papan, maka,  kami minta semua elemen serukan doa dan pulangkan tujuh tahanan Papua itu, " Kata Ice Murib Selaku Juru Bicara (Jubir) SMRP kepada kabarmapegaa. com dari Abepura,  Senin (10/02).


Menurur Murib, berbagai pihak tidak digubris oleh Pihak KEJATI, Polda-Papua bahkan oleh Mahkama Agung. Mahkama Agung Republik Indonesia telah menetapkan dan memutuskan jadwal pelaksanaan Sidang terhadap 7 Tapol Papua di Kalimantan Timur pada, Selasa 11 Februari 2020.


"Padahal segala upaya sudah dilakukan oleh DPRP, MRP, Kuasa Hukum, dan keluarga serta SMRP,  meminta pulangkan tujuh tahanan Papua dan jalani proses di Papua, " Katanya. 


Melihat Kondisi itu,  Maka murib berharap, Pimpinan agama-gama di tanah Papua, segera menyerukan dukungan Doa di gereja-gereja dan masjid untuk 7 Tapol Papua di Kalimantan Timur.  


Pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat Segera menyatakan memulangkan 7 Tapol.


Pimpinan Organisasi Masyarakat: Segera bersatu dalam Solidaritas bagi 7 Tapol Papu di Kalimantan Timur.

 

"BEM Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di tanah PapuaSegera menyerukan kampanye Pemulangan dan Pembebasan 7 Tapol Papua di Kalimantan Timur," Katanya. 


"Seluruh Organisasi Pemuda dan Mahasiswa di Tanah Papua (OKP-OKP) Segera membangun Solidaritas Bersama untuk menyuarakan Nasib 7 Tapol Papua yang disidangkan di Kalimantan Timur," Tambahnya. 


Selain itu,  Murib mengecam Iklan yang dikeluarkan oleh media Online kawattimur.com, yang menuliskan: “Alexander Gobay, Ketua BEM USTJ, Salah Satu Aktor Kerusuhan di Kota Jayapura, tanggal 29 Agustus 2019”. Untuk hal ini, kami meminta kepada Dewan Pers untuk menindaklanjuti iklan media online kawattimur.com, berdasarkan Kode Etik Pers.  
                                                                                                                                                        Pewarta : Admin

#Pemerintahan

#Lingkungan dan Hutan

#Politik

#Jumpa Pers

#LBH Papua

Baca Juga, Artikel Terkait