Seniman Papua Berpartisipasi dalam Jogja Biennale 2021

Cinque Terre
Aprila Wayar

1 Hari yang lalu
SOSIAL DAN BUDAYA

Tentang Penulis
Freelance Journalist
Lukisan karya Yanto Gomboh di atas pintu masuk JNM. (KABARMAPEGAA/Aprila)

 

Yogyakarta, KABARMAPEGAA.com – Jogja Biennale 2021 telah dibuka secara resmi oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X pada Rabu (6/11/21) lalu. Kegiatan ini mempertemukan banyak seniman, termasuk diantaranya adalah seniman Papua.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dikutip rilis yang diterima KABARMAPEGAA.com mengatakan, tema Equator menjadi platform gagasan sekaligus landmark geografis, geologis, ekologis, etnografis, historis dan politis memiliki kesamaan identitas, yaitu negara bekas jajahan.

“Kawasan ini menjanjikan banyak aspek menarik untuk dieksplorasi karena keragamannya mencerminkan kekayaan budaya masyarakat,” katanya dalam sambutan melalui video pada Opening Ceremony Biennale XVI Equator #6 2021 di Jogja National Museum (JNM) pada Rabu malam.

Orang nomor satu di DIY ini berharap, pelaksanaan Biennale Jogja 2021 ini menegaskan kembali predikat kota Yogyakarta sebagai kota budaya, kota pendidikan dan kota pariwisata.

Direktur Biennale Jogja XVI Equator #6 2021 Gintani Nur Apresia Swastika dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini melibatkan 34 seniman, dan komunitas dari berbagai daerah dan negara, seperti Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Tangerang Ambon, Jayapura, Maluku Utara, Kaledonia Baru, Auckland, New Zealand, Australia, Timor Leste, Belanda, Jepang, Hongkong, Taiwan, dan Korea.

Dari data yang dihimpun KABARMAPEGAA.com, seniman Papua yang terlibat langsung dalam kegiatan ini terdiri dari atas individu maupun komunitas. Mereka yang terlibat adalah Harun Rumbrar (Jayapura) dan Max Binur (Sorong) yang berkolaborasi dengan Arief Budiman; Agus Ongge (Sentani) yang berkolaborasi dengan Mella Jaarsman (Belanda) dan Udeido Collective yang berbasis di Yogyakarta.

Sementara itu, sebuah karya dengan ukuran besar milik seniman Papua, Yanto Gomboh dengan tema wajah seorang laki-laki Papua dewasa dipamerkan di atas pintu masuk JNM selama kegiatan ini berlangsung, 6 Oktober – 14 November 2021. Selain Papua, hadir juga seniman-seniman asal Indonesia timur lainnya. (*)

#Budaya

#Papua Bisa

Baca Juga, Artikel Terkait