Siswa Tahun Pertama & Kedua PHLI; Membuka Semester, Ibadah Bersama

Cinque Terre
Emanuel Egagobuy Muyapa

3 Hari yang lalu
ROHANI

Tentang Penulis
Foto Saat Kegiatan Chapel Berlangsung di MPR, SIL, Sentani Papua( Doc. EM/KM)

 Jayapura, Kabarmapegaa.com-- Siswa dan siswi tahun pertama dan kedua Papua Hope Language Institute (PHLI) membuka Semester melakukan Ibadah bersama pada Rabu (15/9/2021) di MPR, SIL Sentani.

Kegiatan Chapel adalah suatu kegiatan rohani rutin yang baiasa dilakukan oleh keluarga PHLI dalam hal menunjang kehidupan rohani. Selain itu, kegiatan itu dilakukan untuk melatih dan menjunjung keberanian dan mental siswa/i PHLI agar kedepannya bisa membantu mereka dalam skil kepemimpinannya.

Karena kegiatan kali ini adalah pembukaan Chapel semester baru sehingga telah ditangani dan dipimpin oleh RAs crews dan staff PHLI, dimana mereka adalah Ichat, Eli, Nia dan Aldo.

Nia yang merupakan Worship Leader meminta agar para partisipan untuk mengatakan satu kata yang memiliki nilai spirit, agar tetap semangat kepada satu sama lain.

"Saya mau biar kalian kasih tahu satu kata baik untuk orang yang ada di samping kalian," Ungkap Nia membuka ibadah.

Lanjutnya, saya mau biar Pak.Sos untuk membuka kegiatan ini dalam doa,"Katanya.

Sehingga telah dibuka kegiatan dengan doa pembukaan oleh Pak.Sos dilanjuti dengan nyanyikan beberapa lagu rohani, dimana topik atau judul lagunya adalah Ujilah Aku Tuhan, King Of Majesty & All The Heaven.

Kemudian, Kata Nia kami akan bacakan Firman Tuhan diambil dari Markus 11:24-25. Setalah dibacakan dalam versi bahasa indonesia, lanjutlah Nia untuk membacakannya dalam bahasa inggris tentunya, karena PHLI merupakan suatu lembaga persiapan spiritualitas dan akademi bahasa Inggris untuk anak muda mudi Papua.

Sambungnya, makna dari ayat-ayat ini adalah percaya Tuhan, Mengakui dosa kepada Tuhan, Minta pengampunan, dan Mengampuni satu sama lain," Jelas Nia didepan keluarga besar PHLI.

Sementara itu, dengan melihat situasi dan keadaan manusia sebagai makhluk fana yang selalu berhadapan dengan rintangan hidup, Maka Nia meminta agar setiap partisipan atau hadirin untuk doakan satu sama lain.

"Saya mau agar kita bagi perpasangan, dua orang untuk doakan satu sama lain. Untuk kategori permohonan doa adalah Family, Friends, World, Ministry, Self, dan Praises," Pungkasnya menginstruksi.

Maka setiap partisipan telah doakan satu sama lain kurang lebih 15 menit lamanya.

Selain itu, kegiatan itu telah diakhiri dengan doa penutup oleh Nia, dan informasi selanjutnya kami harapkan siswa tahun pertama untuk tetap pada MPR karena ada kegiatan selanjutnya," Kata Nia menutup. (Eman Muyapa)

#Mahasiswa dan Pemuda

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

#Gereja

#Papua Bisa

#Mahasiswa Papua

Baca Juga, Artikel Terkait