SK Terobos Lampu Merah, Terpaksah Tutup Usia

Cinque Terre
Eman B Youw

1 Bulan yang lalu
TANAH PAPUA

Tentang Penulis
Foto : Pengendara SPM Honda vario PA 5714 KS, berinisial SK terkapar diatas Aspal di perempatan jalan Kusuma Bangsa Nabire, Senin (27/4/20)

 

NABIRE.KABARMAPEGAA.com- Jarum jam ditangan menunjukkan tepat pukul, 14.30 wit peritiwa Lakalantas  menimpah seorang ibu rumah tanggah berinisial SK. Ahirnya  harus hembuskan nafas terkhir di rumah sakit umum daerah (RSUD) Nabire.

Nasip sial itu dialami setelah tabrakan tak beruntung dua sepeda motor tepatnya di perempatan Kusuma Bangsa, kelurahan  Oyehe, distrik Nabire, kabupaten Nabire Papua, Senin (27/4/20).

Kasat Lantas Polres Nabire, AKP Hendra Krisnawan, S.IK menjelaskan, dua sepeda motor yang terlibat kecelakaan adalah Spm Honda Scoopy P  5848 XS dan SPM Honda vario PA 5714 KS.

Dikatakan Kasat Lantas, pengendara honda vario berinisial SK, sedangkan pendendara honda scoopy  dikendarai oleh  RAR sedang berboncengan dengan rekannya WOES .

Menurut laporan yang diterima Kasat Lantas, kronologi kecelakaan itu berawal saat SK yang mengendarai Honda vario melaju dari arah jalan kusuma bangsa ke arah jalan pemuda. Setibanya di traffic light persis di perempatan  kusuma bangsa, SK tak mengurangi laju motornya. Padahal, saat itu sedang lampu merah. SK menerobos traffic light.

“pada saat bersamaan muncul Honda Scoopy  yang ditunggangi RAR sedang berboncengan dengan rekanya WOES. Melaju  dari arah Oyehe hendak menuju kearah tugu tinggal landas. RAR tetap santai melaju karena memang dari jalurnya, traffic light berwarna hijau alias boleh jalan,”beber Kasat Lantas seperti  dilangsir Nabire.net, Senin (27/4/20).

Kasat  Lantas mengakui, laka tersebut terjadi akibat kelalaian SK menerobos  traffict light saat menyala lampu merah dengan kecepatan tinggi.

Dijelaskan Kasat Lantas, setelah terjadi kecelakaan, SK sempat  dilarikan ke RSUD Nabire. Setiba  RSUD segera mendapatkan perawatan namun ajal berkata lain akhirnya SK pun harus tutup usia. sedangkan WOES mengalami memar pada kaki kiri.

“ kepada para pengguna jalan agar berhati-hati dan tertib di jalan raya. Sebab, ketika berada di jalan raya bukan hanya keselamatan diri sendiri yang dipikirkan, tapi juga keselamatan pengguna jalan lainnya,”imbuhnya. ***

 

#Peristiwa Intan Jaya

Baca Juga, Artikel Terkait