Solidaritas IMYYPB Desak PEMDA Segera Hentikan Konflik Horizontal di Kab Yahukimo

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

11 Hari yang lalu
INFORMASI

Tentang Penulis
Solidaritas, IMYYPB kota studi Manokwari Papua Barat. (Foto:Yecko Gobai)

 

 

Manokwari, KABARMAPEGE.Com – Solidaritas, Ikatan Mahasiswa Yahukimo Yalimo dan Pegunungan Bintang (IMYYPB) kota studi Manokwari meminta kepada Pemerintah Daerah (PEMDA) segera menghentikan konflik horizontal di Kabupaten Yahukimo.

 

Pasca konflik terjadi pada Minggu, (03/10/2021 di akibatkan dari provokasi isu tidak benar atas kematian Almarhum mantan Bupati Abock Bisub kepada warga kabupaten Yahukimo oleh seorang yang tak kenal hingga kini.

 

Provokasi tersebut memancing emosional warga suku Kimiyal dan Yali sehingga saling menyerang antara kedua suku mengakibatkan korban beberapa jiwa pasca peristiwa hingga hari masih darurat di kabupaten Yahukimo, Papua.

 

Sehingga, kami SIMYYPB mendesak kepada PEMDA dan pihak keamanan segera mengamankan konflik horisontal sangat kejam ini.

 

Hal tersebut disampaikan oleh ketua Ikatan Mahasiswa Yahukimo Enol Helombo kepada media KabarMapega.com melui rekaman suara Via Wathsap pada Senin, (04/10/2021).

 

Lanjut, mewakili ketua korwil mahasiswa Yalimo, Etanus Yahame mengatakan "kami peduli dengan jiwa kemanusian sehingga kami berharap kepada masyarakat harus tenang dalam peristiwa tersebut", katanya.

 

"Ia berharap supaya semua tokoh-tokoh yang ada di kabupaten Yahukimo maupun berada di setiap kabupaten kota atau provinsi lainya harus mendukung untuk mengamankan kondisi terkini di kab. Yahukimo" harapan Yohame.

 

Kemudian, Toko Intelektual Edison Wandik berharap "pihak kepolisian terutam Kapolres Yahukimo, Polda Papua dan  lemabaga-lembaga hukum lainnya segera memastikan dan mengungkapkan aktor provokasi peristiwa ini secara adil-adilnya.

 

"Karena hingga hari ini kami belum tahu siapa aktor  provokasi kejadian tesebut, yang menyebakan  korban nyawa masyarakat sipil yang tidak tau apa-apa" pungkas wandik.

 

Wandik berharap semua mahasiswa dan lembaga-lembaga hukum perlu advokasi dan diskusi untuk mengetahui siapa lawan dan kawan, bebernya.

 

Selain itu, wandik menambahkan turut berdukacita yang mendalam atas kepergian beberapa warga sipil yang telah korban dalam peristiwa tersebut maupun kepergian almarhum mantan bupati kab. Yahukimo, ujarnya.

 

Pewarta: Yecko Gobai

Editor: Admin/KM

#Pemerintahan

#Mahasiswa dan Pemuda

#Mahasiswa Papua

Baca Juga, Artikel Terkait