Sudut Pandang Perjuangan AMP dari Aspek Kesejahteraan Ekonomi Rakyat

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

15 Hari yang lalu
ARTIKEL

Tentang Penulis
Ilustrasi logo AMP (Foto: Goo Koteka)

 

Oleh  Muyepimo*)

ARTIKEL, KABARMAPEGAA.COM--Penulis bukan seorang pakar ekonomi, yang mampu menganalisis dan memperjuangkan hak-hak kesejahteraan hidup manusia melalui aspek ekonomi di atas tanah leluhur Papua. Tetapi, dengan melihat situasi terkini, penulis hanya mempersembahkan sebuah tulisan ini, sebagai bentuk perihatin atas hak-hak orang asli Papua sebagai tujuan orientasi yang termanipulasi oleh berbagai aspek ekonomi-politik, yang memiliki kepentingan eksploitasi dan penjarahan hak-hak ulayat masyarakat adat di Papua.

 

Pertama, kita, orang-orang Papua yang sadar dan mengerti sejarah kebenaran bangsa Papua, tahu bahwa perjuangan kemerdekaan kita ini selain karena keharusan sejarah, juga kepentingan darurat demi keselamatan generasi Papua ke depan. Kita semakin minoritas di atas tanah kita sendiri. Perjuangan untuk merdeka harus menyelamatkan generasi dan tanah-hutan tempat kita hidup. Untuk itu kita krisis terhadap konsep pembangunan yang dibawah oleh kolonial. Apa dan buat siapa pembangunan ekonomi ala kolonial ini? Kita tidak butuh pertumbuhan ekonomi dengan pembangunan kolonial mereka.

 

Kedua, Perampasan tanah dan penyitaan ruang hidup orang-orang asli Papua. Semua inventasi dan proyek itu butuh tanah, karenanya semakin represif cara mereka merebut atau menipu rakyat kita hingga melepaskan tanah-tanah adat mereka. Ruang hidup semakin sempit karena semua proyek itu butuh tenaga kerja baru, yang akan mereka datangkan dari luar, menambah lagi jumpah orang non-Papua yang dihidupi di tanah ini.

 

Sementara kita semakin tersingkir, sektor-sektor ekonomi utama dikuasai para kolonialisme. Jutaan hektar tanah itu adalah bekas hutan-hutan kita, bekas kebun-kebun dan daerah kita mencari. Sekarang masyarakat kita di kampung-kampung telah dirusak oleh inventasi kolonial serta ketergantungan terhadap dana-dana dari pemerintah kolonial - dalam bentuk dana respek, maupun dana desa baru-baru ini. Kita dicabut dari tradisi kerja kolektif mandiri di atas tanah leluhur, dan dibuat seperti pengemis memohon-mohon dana dari pemerintah kolonial.[1]

 

Oleh karena itu, apa solusi yang harus diperjuangkan oleh organ politik Papua bagi kesejahteraan ekonomi rakyat di pelosot bumi Papua?

 

1) Perjuangan Organ Politik Papua,

Ditengah maraknya penindasan oleh penjajah Indonesia terhadap rakyat dan sejarah bangsa Papua. Salah satu dari berbagai pergerakan merupakan gerakan tahun 1997, kemudian melahirkan organ politik mahasiswa Papua terbesar yang kemudian dikenal dengan nama Aliansi Mahasiswa Papua (AMP). Organ ini lahir ditengah situasi represi penjajah negara Indonesia di tanah Papua, seperti di Biak, yang dikenal dengan peristiwa Biak Berdarah dan beberapa peristiwa-peristiwa di seluruh tanah Papua.

 

Ditengah situasi politik yang kemudian di Indonesia, para Mahasiswa Papua dari berbagai kota di Indonesia berinisiatif membentuk sebuah organisasi politik yang akan mewadahi tuntutan-tuntutan politik mahasiswa Papua secara jelas kepada Indonesia, terutama dalam hal "Hak Menentukan Nasib Sendiri sabagai Bangsa yang Merdeka", seperti yang selama 50-an tahun terakhir diperjuangkan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan berbagai faksi organisasi gerakan pembebasan nasional Papua lainnya.

 

Secara pembacaan perkembangan sejarah massa rakyat Papua yang belum selesai, akan mengacu pada pijakan-pijakan politik yang lebih fokus dari pembacaan terhadap sejarah perkembangan massa rakyat Papua, sehingga proses perjuangan akan tepat pada sasaran dan pengaruh pada kualitas perjuangan yang lebih baik. Cita-cita akhir dalam perjuangan pembebasan nasional Papua yakni; sejahtera secara ekonomi, selain dari demokratis secara politik, adil secara sosial, dan pertisipasi secara budaya.

 

2) Kesejahteraan Ekonomi Rakyat,

 

Dalam kondisi keterpurukan kesejahteraan ekonomi di Papua saat ini.Maka, apa yang harus dilakukan oleh organ politik Papua agar kesejahteraan ekonomi rakyat perlu ada perubahan yang dirasakan oleh rakyat sendiri? Tentu, kehidupan rakyat Papua terancam dengan kebutuhan ekonomi di atas tanah sendiri. Melihat dengan kondisi itu, pergerakan organ politik Mahasiswa, lahir dengan tujuan melawan para kolonial yang datang hanya menghabiskan kekayaan di Papua.

 

Kesejahteraan ekonomi rakyat terbendung dalam organ tubuh pergerakan Aliansi Mahasiswa Papua. Di tengah situasi politik yang memanas, pergerakan AMP tak lupa pada cita-cita untuk memperjuangkan hak-hak orang Papua melalui hasil bumi yang ada.Untuk mencukupi kebutuhan hidup rakyat menyadari bahwa hak-hak hidup, salah satunnya adalah ekonomi sebagai kebutuhan pokok bagi rakyat.

 

Secara jelasnya cinta-cita perjuangan ini, bertolak belakang dengan maraknya penindasan terhadap rakyat dan tanah. Seluruh alam kekayaan menjadi ancaman utama bagi penjajah melalui kapitalis guna mengkrut habis-habisan hasil bumi yang ada di seluruh wilayah Papua. Oleh sebab kekayaan bumi, kehidupan rakyat terpenuhi, maka rakyat Papua tegaskan bahwa para kolonial harus paham bahwa hak-hak milik rakyat adalah hak rakyat di atas tanahnya sendiri. Jangan sewenang-wenang mengambil kebijakan untuk menguras habis kekayaan alam Papua. Karena rakyat Papua butuh kesejahteraan ekonomi di atas tanah sendiri.

 

Oleh sebab itu, salah satu dari sekian organ politik lain di Papua, AMP memiliki orientasi perjuangan yang mempunyai tugas sejarah selanjutnya untuk berjuang bersama rakyat guna membentuk tatanan masyarakat Papua yang salah satunya, sejahtera secara ekonomi rakyat. Maka, salah satu dari organ politik Papua, pergerakan AMP murni bagi rakyat dan tanah.

 

*)Penulis adalah Rakyat Papua.

Refrensi: [1] KNPB News, Lawan, Kolonialisme Bertopeng Pembangunan, Vol 3. Tahun III, Edisi Juni - Agustus 2016. [2[ Buku Saku Aliansi Mahasiswa Papua, Orientasi Perjuangan Politik AMP, 2013.

 

#Mahasiswa dan Pemuda

#Politik

#Mahasiswa Papua

Baca Juga, Artikel Terkait