Sukses Membentuk Kekuatan Karakter Bagi Anak Muda Papua

Cinque Terre
Admin Kabar Mapegaa

17 Hari yang lalu
OPINI

Tentang Penulis
foto: Marten Kadepa/KM

 

 

Opini Marthen Kadepa,

“Belajar setinggi tinggi langit, tetapi selama belajar tidak mengenal kekuatan dalam diri dengan bijak, maka sama saja belajar tanpa pikiran (tidak sekolah).”

 

MOTIVASI, KABARMAPEGAA.COM--Membentuk karakter  sukses bagi anak mudah Papua sangat penting. Jangan kita mengenal diri kita hanya kenampakan fisik diluar (cantik ganteng) saja, tetapi sangat penting sekali mengenal diri kita dimulai dari dalam diri. Dimana kelemahan saya? Dimana kekuatan saya? Saya harus buat apa ? Bagaimanakana dengan diri saya?. Pertanyaan pertanyaan seperti itu harus  dijawab sambil mengenal diri.

 

Jangan pamerkan diri dengan gaya yang berlebihan. Jangan merasa sangat bisa dengan kemampua yang di miliki. Dunia ini luas, banyak orang pintar dari kita. Jadi, kita sadar dengan diri, sadar dengan kemampuan, sadar dengan kekurangan dan harus mengenal kekuatan yang kita miliki dalam diri  dengan bijak agar menjadi manusia bijak pula.

 

  1. Karakteristik dan Ciri Orang Sukses,

 

Banyak orang meyakini bahwa seorang dapat berhasil jika orang tersebut berkomitmen, jujur, setia ataupun intelijen, tetapi fondasi atau dasar dari masing-masing kualitas ini berada pada meyakini kekuatan yang dimiliki oleh orang tersebut, serta bekerja sesuai dengan itu untuk menggapai tujuannya.

 

Ada banyak orang yang jujur, cantik, baik, cerdas dan berbicara lembut, intelijen dan bahkan setia, tetapi hanya beberapa orang saja yang berhasil dalam pencapaian tujuan-tujuan mereka itu. Sementara semua karakteristik/ ciri adalah sama penting serta beraksi seperti media untuk keberhasilan, yang paling penting adalah kekuatan dan penguasaan diri untuk menguasai dengan keadaan dan semangat kobaran api kita tetap berkobar di dalam situasi-situasi yang paling sukar dan rumit sekalipun.

 

Hal itu dikatakan dengan gamblang bahwa “kita tidak dapat mengarahkan angin akan tetapi kita dapat menyesuaikan pelayarannya”. Dengan cara yang sama, perjalanan menuju destinasi / tujuan kita, kita akan membentangi banyak rintangan atau gangguan, tetapi kita perlu menemukan jalan atau solusi terbaik untuk bertindak dengan bijak dan tepat terhadap situasi itu. Di situlah kesuksesan berada. Tidak peduli betapa rendahnya kita jatuh, tidak peduli sesulit situasi dan masalah yang kita hadapi serta kita gumuli, seberapa besar harga yang kita bayar kembali.

 

Sukses dapat diperhitungkan dengan apa yang kita miliki serta seberapa kekuatan yang kita gunakan atau mengeksploitasikan untuk menggapai tujuan tersebut. Sebagai contoh, sementara dalam memainkan permainan, ini tentu bahwa satu tim akan memenangkan dan yang lain kalah, tapi semangat atau antusias tidak hanya dalam kemenangan tetapi juga dalam pembelajaran tekhnik-tekhnik baru serta meningkatkan tim semangat yang baru serta kecakapan-kecakapan badan hukum.

 

Tim pemenang tak selalu bisa berhasil di setiap ranah pertandingan, akan tetapi tim yang berhasil adalah tim yang telah dikembangkan banyak dengan menghormati pada prestasi-pretasi yang lebih awal.

 

Walaupun demikian orang yang  jujur, intelijen, setia dan komit (melakukan), ini belum tentu bahwa dia akan berhasil. Yang terpenting karakter yang cukup baik dan positif dari pada efisiensi ini yang memahami lingkungannya dan kebutuhannya serta implementasikan ide-ide serta aksi-aksi yang terbaik dan yang dapat dipercaya.

 

Kita tidak perduli betapa lebih kecil langkah yang dapat terjadi tetapi itu dapat membawa perubahan besar. Seperti Shiva Khera  sekali mengatakan, “Pemenang-pemenang tidak melakukan hal-hal yang berbeda tetapi mereka melakukan hal-hal dengan cara yang berbeda”, yang menjelaskan arti menjadi berhasil.

 

Kesuksesan bukan hanya kemenangan, tapi juga berapa banyak kita puas dengan apa pun yang kita lakukan. Jadi, semua kualitas seperti kejujuran, intelijensi (kecerdasan), komitmen, dan kesetiaan adalah secara langsung proporsional menuju kesuksesan.

 

Definisi kesuksesan setiap kita mungkin berbeda-beda. Beberapa mungkin mengirah alasannya untuk sukses adalah  kejujuran sementara yang lain mungkin duga komitmen. Namun, menurut saya, dimana ada kemauan disitu pasti ada kekuatan, jadi setiap kita seharusnya mengetahui kekuatan kita, serta bekerja sesuai dengan itu untuk menjadi berhasil dalam setiap ranah perjuangan kita masing-masing.

 

Kita Juga harus mengukur kesuksesan kita bukan dengan orang lain melainkan dengan apa yang kita miliki dan apa yang telah  kita capai. Itulah yang akan memperlihatkan secara jelas kekuatan, potensi, dan kecakapan yang ada pada kita.

 

Penulis: “Marthen Kadepa “Mahasiswa di Universitas STBA LIA (Sekolah Tinggi Bahasa Asing) Yogyakarta.

#Pemerintahan

#Mahasiswa dan Pemuda

Baca Juga, Artikel Terkait