Syukuran Dua Senior Ipmanapandode JOGLO Pdt Obeth Menyampaikan Tiga Point

Cinque Terre
Ancelmus Gobai

13 Hari yang lalu
INFORMASI

Tentang Penulis
"Melayani dengan hati"
spanduk acara syukuran Marinus Kago Mofu dan Dance Waine Kayame/KM

 

YOGYAKARTA, KABARMAPEGAA.COM—Ikatan Pelajar Dan Mahasiswa Nabire Paniai Dogiyai dan Deiyai Yogyakarta dan Solo, merayakan acara syukuran saudara Marinus Kago Mofu dan Dance Waine Kayame. Mereka telah menyelesaikan pendidikan Sarja Ilmu Pemerintahan, di kampus  Sekolah/Akademi Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD APMD) Yogykarta. Dalam renungan Pdt Obeth Magai, S.Th menyampaikan 3 point penting dalam alkitab kej 32:22-32. di Aula asrama Dogiyai Yogyakarta. Sabtu (30/11/2019).

 

Dalam renungan pdt Obeth mengatakan tema yang diangkat wisudawan  “sukses adalah tumpukkan hutang bagi generasiku” adalah tema yang diangkat berdasarkan pengalaman perjuangan untuk mencapai sebuah harapan dan komitmen diri untuk bekerja bagi masyarakat, gereja dan tanah bangsa Papua di generasi milenial ini.

 

Didalam cerita kesaksian kedua saudara wisudawan sama hal dengan cerita didalam alkitab kej 32:22-32 tentang Yakob bagaimana perjuangan sampai mendapat nama baru “Israel”.

 

Lanjut.Dalam renungan ini tiga hal ini sangat penting untuk kita renungankan. Pertama, Yakub mengasingkan waktu sendiri dengan Allah (ayat 22-24a) kedua, Yakub punya kesabaran tinggi selama Ia bergulat semalaman (ayat 24b-26) ketiga, Kemenangan/kesuksesan yakub, nama yakub diganti dengan nama baru  Israel (ayat 27-32). Tutupnya.

 

Sambutan mewakil orang tua wisudawan Dance Kayame mangatakan “kota Nabire sudah tidak ada uang. Uang sudah hilang. Kami orang tua harus bekerja keras membuat kebung. Hasil dari kebung kami membiayai anak anak untuk sekolah.”

 

Harapan kami  orang tua “anak anak yang sedang kuliah secepatnya menyelesaukan pendidikan kuliah. Jangan lama kuliah disini. Kami orang tua setengah mati karena adik adik dibawanya juga mau melanjutkan pendidikan.” Jelas dengan nada tegas.

 

Wisudawan Dance Kayame mengatakan “Tuhan tidak tidur dan Tuhan tidak membiarkan kita, Tuhan selalu bersama kita. Dalam perjuangan Tuhan selalu menyertai kita, maka hari ini saya bahagia”

 

Pesan kepada adik adik “mohon peka melihat dan mengisi baik KRS. Karena saya salah pilih mata kuliah sehingga saya kembali mengambil mata kuliah hingga lama kuliah.”

 

“Sebenarnya kuliah itu cepat saja, tetapi perhatikan hal hal kecil itu, biar lancer dan cepat wisuda” tutup Waine.

 

Wisudawan Marius Kogu Mofu dalam sambutan mengatakana “Setiap tempat adalah sekolah dan setiap orang adalah guru, maka lakukan dan jalani dengan penuh semangat.”

 

Mantan BEM STPMD APMD itu  mengatakan “supaya jangan terjadi seperti saya lagi, saya berpesan jangan terlalu lama belajar organisasi, kalau sudah pahamai organisasi fokus pada kuliah biar cepat selesai.” Tutupnya.

 

Ketua Ipmanapandode Petrus Tebai mengajak “semua angggota wajib berpartisipasi dalam perayaan hari ulang tahun 1 Desember 2019 di halaman asrama kamasan Papua Yogyakarta dan kami akan lanjut turun jalan ke bundaran UGM.”

 

Dari ke empat organiasi, Ipmanab, Ipmapan, Ipmado, Ipmade dan yang tergabung dalam Ipmanapandode Jogyakarta Solo silih bergantian memberikan sertifikat kepada wisudawan dan menyampaikan satu dua kata hingga akhirnya salam salam dan ditutup dengan rama tama bersama.

 

Pewarta : Anselmus Gobai/KM

#Mahasiswa dan Pemuda

Baca Juga, Artikel Terkait