Tak Ada APD, Puskesmas Kartum Jemput Antar ODP Gunakan Jas Hujan

Cinque Terre
Eman B Youw

1 Tahun yang lalu
KESEHATAN

Tentang Penulis
(( Foto : Saat Kapus Kartum dan rekan-rekan tenaga medis memakekan ADP (jas hujan) kepada tenaga medis yang siap turun jemput ODP dan saat tenaga medis medis jemput ODP di rumah tinggalnya ))

NABIRE, KABARMAPEGAA.com--Walaupun tidak ada Alat Pelindung Diri (APD) untuk tangani pasien yang diduga terpapar  Corona Virus Disease -2019  (Covid-19 ) Puskesmas Karang Tumaritis Nabire menyiasati mengunakan jas hujan tetap turun jemput dan antar ODP dari rumah tinggalnya ke posko Gugus tugas Covid-19 Nabire untuk kepentingan pengambilan sampel darah melalui rapid tes dan pengambilan lendir melalui tes swab.

Ketika wartawan media ini menemui Kepala Puskesmas  Karang Tumaritis, Suhirno, S.Km di Puskesmas Kartum mengaku,  tenaga medis Pusakemas Kartum terpaksa menggunakan jas hujan saat jemput dan antar  orang dalam pengawasan (OPD), karena alat pelindung diri (APD) tak ada.

“Untuk menyiasati di Puskesmas untuk menjemput ODP memang teman-teman Puskesmas sudah menggunakan jas hujan,”ujar Suhirno. Kamis (16/4/20).

“Iya sama, mungkin teman-teman di Puskesmas lain juga pasti begini (gunakan jas) ditingkat Puskesmas, karena APD baik level satu, dua maupun level tiga tak ada.

Dikatakan Suhirno, sekarang yang ada di Puskesmas terbatas sehingga kami membuat strategi sendiri bagaimana mengefisinesi pengunaan APD . Jadi  kami  menugaskan 1 perawat yang memang khusus untuk menjemput ODP menyiasati  dengan mengunakan jas hujan.

“mudah-mudahan kedepan pemerintah daerah dan pemerintah pusat bisa mengatasi persoalan ini supaya tidak beresiko fatal terhadap tenaga medis yang akan bersentuhan langsung dengan ODP baik saat antar, jemput maupun saat mengunjungi,”imbuh Suhirno.  (*).

 

#Pandemi Covid-19

Baca Juga, Artikel Terkait