Tak ada sengketa, Paslon yang gugur Sebut MN-OG Lawan Kotak Kosong

Cinque Terre
Alexander Gobai

2 Bulan yang lalu
POLITIK DAN PEMERINTAH

Tentang Penulis
Pemimpin Umum dan Redakur Media Online Kabar Mapegaa (KM)
Keterangan Foto : Yulianus Kayame, Paslon Bupati Kabupaten Paniai, jalur Parpol (sedang memegang megapon) dan Paslon Bupati Kabupaten Paniai jalur perseorangan,  Yehuda Gobai (baju hijau) sedang orasi di kantor KPUD Madi, Kabupaten Paniai. (Foto: KM/A. Gobai)

 

JAYAPURA, KABARMAPEGAA.com – Yehuda Gobai, Pasangan Calon (Paslon) Bupati Kabupaten Paniai jalur perseorangan yang gugur dalam penetapan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Paniai pada tanggal 7 Juni 2018 di Kantor KPUD Madi, Kabupaten Paniai, Ibu Kota Enarotali menerima keputusan KPUD SK nomor 31 KPUD sebagai keputusan final.

 

Pasalnya, keputusan SK nomo 31 KPUD adalah sah dan mutlak. Tidak ada Paslon lain baik jalur Parpol dan Perseorangan yang berupaya gugat-mengugat dan bersengekata. Namun, semua Paslon yang gugur harus mendukung Meki Nawipa-Oktopians Gobai (MN-OG) melawan kotak kosong pada tanggal 27  Juni 2018.

 

“Tiga Panitia Pengawas (Panwas) Bupati/Waki Bupati Kabupaten Paniai harus bersikap independen. Tidak boleh berani mendukung salah satu Paslon yang sudah  terbukti gugur. Itu sudah melanggar hukum dan aturan,” katanya dalam aksi yang disampaikan di depan masyarakat di Kantor Madi, Kabupaten Paniai, Jumat  belum lama ini.

 

Menurutnya, tiga Paslon jalur perseorangan dan satu Paslon jalur Parpol telah menerima keputusan KPU yang ditetapkan pada tanggal 7 Juni 2018 di Kabupaten Paniai dan keputusa itu bersifat final. Maka, Paslon Jalur Parpol, Dr. Hengky Kayame-Yeheskiel Tenouye juga harus menerima keputusan KPU.

 

“Biarkan, Meki-Okto melawan kotak kosong. Kami dan masyarakat mendukung kerja KPU dan memberikan pemahaman dan sosialisasi cara pencoblosan kepada masyarakat. Agar masyarakat yang memilih dan mencoblos,” ujarnya.

 

Sementara, Yulianus Kayame, salah satu Paslon jalur Parpol menyatakan, tiga Panwas Kabupaten Paniai harus bersikap Independen. Dan  harus berani mengawasi pesta demokrasi dengan adil dan damai. Agar tidak terjadi sengketa yang sedang berbelit. Masalah yang sedang berbelit itu, karena Panwas  Kabupaten Paniai mendukung Paslon Dr. Hengky Kayame-Yeheskiel Tenouye. Padahal terbukti telah gugur  dalam penetapan KPU Paniai, akibat masalah persyarat yang tidak terpenuhui, salah satu utang piutang di pengadilan Niaga pada pengadilan Negeri Makasara tentang pailitannya.

 

“Kami telah menerima keputusan KPU dan itu final. Maka, Dr. Hengky Kayame-Yeheskiel Tenouye harus menerima keputusan itu,” ujarnya.

 

Pewarta          : Alexander Gobai

#Budaya

#Pemerintahan

#Politik

Baca Juga, Artikel Terkait