Tiap Rumah Masyarakat di Diyai Didatangi Aparat

Cinque Terre
Admin Kabar Mapegaa

2 Bulan yang lalu
TANAH PAPUA

Tentang Penulis
ILUSTRASI - Rakyat Papua di Deiyai saat duduki kantor bupati, 26 Agustus 2019. [Yuli Mote for SP]

 

DEIYAI, KABARMAPEGAA.com-- Tiap rumah masyarakat di Diyai, Kecamatan Tigi Barat, Kabupaten Deiyai didatangi TNI dengan bertujuan mencari sepucuk senjata yang masih belum dikembalikan dari 10 pucuk senjata. Hilangnya senjata itu saat terjadi insiden penembakan unjukrasa anti rasisme yang berkembang menjadi bentrokan antara massa dan aparat di Waghete, Deiyai pada rabu (28/8/2019)

 

Yan Konaiyo Woyaa, salah satu masyarakat Deiyai, Tigi barat kepada kabarmapegaa.com mengatakan, selagi makan di rumah bersama keluarganya dikagetkan dengan kedatangan lima orang TNI yang lengkap dengan senjata

 

"Pagi Pukul 10:29 tadi kami keluarga saat makan bersama di rumah ada lima orang TNI datang dan mereka (TNI) bilang kami datang kesini cari senjata yang hilang saat insiden pada Rabu, (28/8/2019)," tuturnya dibalik telepon genggam

 

Setelah itu, mereka masuk kedalam dua rumah yang ada itu lalu operasi dalam setiap barang yang disimpan, "mereka masuk baro periksa dalam barang-barang yang kami simpan dan akhirnya tidak ada jadi mereka lanjut periksa ke rumah tetangga sebelah," ujarnya

 

Lanjut dia, tidak  hanya rumah itu saja yang diperiksa namun hampir semua rumah masyarakat kecamatan Tigi Barat  diperiksa rata.

 

"Mereka selesai periksa rumah kami mereka lanjut periksa ke rumah lain tetangga dan katanya akan lanjut periksa lagi ke bagian Debei kalau disini (bagian Diyai) tidak mendapatkannya," tutupnya

 

Terkait 10 pucuk senjata yang diambil massa, sebelumnya oleh Pastor Santon dalam laporan investigasinya mengatakan 10 pucuk senjatanya diambil masyarakat, sekarang sudah dikembalikan  kepada aparat.

 

Pewarta: H. Konaiyo Mote

Editor: Manfred Kudiai

#Politik

#Gereja

Baca Juga, Artikel Terkait