Tiga Belas Mahasiswa STPK Jayapura Menerima Perutusan

Cinque Terre
Ancelmus Gobai

2 Tahun yang lalu
ROHANI

Tentang Penulis
"Melayani dengan hati"
Tiga Belas Mahasiswa STPK Jayapura, usai penerima perutusan dari romo Barnabas Darianan Pr waena Jayapura/KM.

 

 

Yogyakarta, KABARMAPEGAA.COM— Tiga belas mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral Katekes (STPK) St Yohanes Jayapura menerima perutusan (misio manonika) dari romo Barnabas Darianan Pr. Empat belas mahasiswa namun sayangnya satu mahasiswa tidak sempat mengikuti karena halangana dengan dirinya.

 

Hal ini disampaikan salah satu mahasiswa penerima perutusan Finsensius Yogi saat menghubungi via telp dari wartawan media kabarmapegaa, Minggu (23/6).

 

Setelah kami menerima perutusan dari roma Barnabas Darianan Pr, kami merasa senang dan bahagia. Kamipun berharap kebahagiaan kami adalah kebahagiaan kita bersama.

 

Kami belajar lebih pada bagian pastoral artinya pemgembala umat dan mewartakan sabda kebenaran Allah.

 

Moto angkatan ini adalah “Sabar mewartakan injil”

 

Setelah perutusan Kami bukan sampai disini kami menunggu tahap selanjutnya yaitu tahap wisuda tahun 2020.

 

Pekerjaan kami adalah mengajar di sekolah dan melengkapi kekurangan di gereja.

 

Kami juga sebagai gembala yang mewartakan firman Allah ditengah masyarakat pelajar gereja paroki dan keuskupan.

 

Secara pribadi  menganjak anak anak Papua masuk ke sekolah katekis ini tetapi kembali kepada pribadi, tugas saya hanya menyampaikan sebagai pengembala, Jelas Yogi.

 

Tiga belas orang yang menerima perutusan diantaranya  Yeni Idamo, Marcia Idamo, Rosa Kaiyeman, Kirene Seku, Elen Opa, Lusia, Finsen Yogi, Delpiana, Vica, Talota, Selpi Mae, Yohana Bobi, yang ke empat belas Teo tidak mengikuti karena halangan.

 

Tiga belas perutusan ini diresmikan oleh romo Barnabas Darianan Pr sabtu (22/6).

 

Acara dimulai pukul 17.00 wit  sampai 21.00 wit ditempat gereja terang dunia Waena dengan acara misa sekaligus perutusan dan makan bersama dosen orang tua mahasiswa suster romo dan partisipan. Tutup Yogi.

 

Mewakali orang tua oktovianus Yogi mengatakan kami merasa bangga atas penerimaan perutusan sebagai pengembala manusia, jesanya.

 

Pewarta: Anselmus Gobai/KM

#Mahasiswa dan Pemuda

#Gereja

Baca Juga, Artikel Terkait