Tokoh Pemuda Tolak Pemekaran Kabupaten Paniai Timur

Cinque Terre
Manfred Kudiai

1 Bulan yang lalu
POLITIK DAN PEMERINTAH

Tentang Penulis
Pemred Kabar Mapegaa (KM)
Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan Universitas Cenderawasih (HMTP-Uncen) Jayapura terpilih periode 2017/2018, Oktovianus Yogi. Ist

 

YOGYAKARTA, KABARMAPEGAA.com--Pemekaran Kab. Paniai Timur yang sedang diancang-ancang oleh beberapa pergerakan  orang Agadide, yang seharusnya mengukur untung dan rugi setelah dimekarkan. Ketika kita melihat dengan jelih dari berbagai sudut pandang, membuktikan bahwasannya sangat merugikan tatanan hidup. Oleh karena itulah Pemekaran Kabupaten Paniai Timur akan membawa malapetaka bagi rakyat kita yang sedang hidup nyaman.

Hal itu disampaikan oleh Oktovianus Yogi, Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan Universitas Cenderawasih (HMTP-Uncen) Jayapura terpilih periode 2017/2018 kepada media ini via telepon Selluler, Selasa (13/11/2018).

Oktovianus yang akrab disapa Okto ini menjelaskan, ada beberapa kerugian yang akan kita hadapi dengan hadirnya daerah oton baru (DOM). Pertama: Hilangnya lahan berkebun dan bercocok tanam Rakyat,    karena seluruh lahan diambil ali oleh Pembangunan dinas pemerintahan, TNI/Polri dan perumahan Pendatang/transmigran, Kedua: Rusaknya tempat-tempat sakral dan kramat yang adalah surganya Rakyat dan kediaman Alam pelindung kita, ketiga:  Mobilisasi transmigran besar-besaran, yang akhirnya mempersempit ruang gerak Rakyat pribumi Agadide dan keempat: Sempitnya anak-anak pribumi untuk mengisi bekerja di struktural Pemerintahan, karena sebagian besar yang pastinya akan bekerja di Kab Paniai, yang akhirnya di isi oleh para pendatang.

“Itulah beberapa kerugian fatal yang akan kita hadapi ketika Pemekaran itu hadir. Saya pesan kepada para pengancang pemekaran bahwasannya jangan kita mengukur dari satu sudut pandang saja tetapi juga dari sudut pandang yang lain. Kalau hanya karena ambisi jabatan tidak ada UU RI yang melarang kalau seluruh struktural pemerintahan mulai dari Eselon I - IV itu diisi ole Semarga dan Sedaerah, untuk itu isi sajalah Orang Agadide itu di Kab. Paniai,” jelasnya.

Katanya, atas nama pribadi dan seluruh mahasiswa Agadide se- Indonesia, dengan tegas menolak Pemekaran Kab. Paniai Timur.

Belum lama ini, agenda pemekaran kabupaten Paniai Timur itu dibahas oleh oknum-oknum tertentu dengan mengatasnamakan Panitia Raker I HIPPMMAP (Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Masyarakat Agadide Papua). Rapat tersebut dilangsung beberapa waktu lalu, bertempat di SMA YPPGI Wissel Meren, Enarotali, kabupaten Paniai, Selasa 25 September 2018.

Seperti yang dilansir nabire.net, edisi Selasa 25 September 2018 rapat tersebut dipimpin oleh Tim penyerahan aspirasi pemekaran kabupaten Paniai Timur yang juga Ketua Panitia Raker I HIPPMMAP, Hosea Nakapa. Dirinya didampingi oleh Sekretaris, Yulius Nawipa S.Kep dan Bendahara, Yohanes Nawipa S.Pi.

 

Pewarta: Manfred Kudiai/KM

 

 

#Pemerintahan

#Mahasiswa dan Pemuda

#Tolak Pemekaran Paniai Timur

Baca Juga, Artikel Terkait