Umat Antusias Sukseskan Pentahbisan Imamat di Bilogai,  RP280 Juta dan Babi Diterima Panitia

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

7 Hari yang lalu
ROHANI

Tentang Penulis
Ketika umat Paroki Yohanes Pemandi Bilai dan Umat Stase Gereja Agapa, meyerakan dana dan babi, Jumat, (10/09/2021) di lapangan Misi Katholik Santo Michael Bilogai, Intan Jaya, Papua. (Foto: Hagimuni Dann. Ist)

 

SUGAPA, KABARMAPEGAA.com—Gotong-royong umat Paroki Yohanes Pemandi Bilai dan Umat Stase Gereja Agapa, Jumat, (10/09/2021) di lapangan Misi Katolik Santo Michael Bilogai menyerahkan dana  dan Babi kepada Panitia Pentahbisan Imam Baru.

 

Penyerahan dana tersebut dilakukan umat setempat  guna  menyukseskan  acara pentahbisan Imamat  yang sedianya akan berlangsung pada  12 Oktober 2021 mendatang di Paroki Bilogai, Dekenat Moni Puncak Jaya, Keuskupan Timika.

 

Penyerahan dana dan Babi itu diadakan dengan  diiringi tarian nuansa  adat suku Migani lengkap dengan pakaian adat setempat. Selanjutnya, diterima melalui tangan Dewan Paroki Santo Yohanes Pemandi Bilai Keuskupan Timika, Decky Sondengau ditemani perwakilan  badan kepanitian.

 

Sumbangan dari umat paroki, Panitia Pentahbisan Imamat menerima dana sebesar Rp 280 juta ditambah  dua ekor babi besar. Sebanyak Rp. 80 Juta  ditambah 1 ekor babi dari umat Paroki Yohanes Pemandi Bilai dan sebanyak  Rp. 200 juta dari  Umat Stase Agapa, Paroki Bilogai, Dekenat Moni Puncak.

 

"Kami umat Paroki Bilai sangat memohon maaf kepada Panitia dan seluruh umat yang hadir di tempat ini. Dan jangan melihat nilai besar atau kecilnya namun itu hasil kerja keras umat paroki Bilai," beber Decky Sondengau.

 

Sementara itu, Panitia lokal dari Paroki Bilai, Manfred Kobogau menjelaskan sepintas terkait upaya-upaya yang dilakukan oleh umat setempat.

 

"Paroki Bilai itu hanya sebutan nama saja yang besar namun manusianya tidak ada di tempat karena satu dan lain hal sehingga. Untuk itu jangan melihat nilai besar atau kecilnya namun terimalah apa adanya, karena itu hasil kerja keras kami (Umat, dewan dan badan kepanitian," pintanya.

 

Kemudia, Ketua Panitia lokal dari Agapa, Kris Sondegau dengan senada  mengaku  sumbangan dana sebesar 200 juta tersebut  adalah hasil kerja keras dari umat Stase Gereja Agapa, Paroki Bilogai.

 

"Sumbangan ini murni hasil kerja keras kami dari umat Stase Agapa, Paroki Bilogai, sehingga kami mohon jangan melihat nilai besar kecilnya tetapi terimalah apa adanya," jelasnya.

 

Sumbangan dana dan  babi itu diterima Panitia pentahbisan Imamat, Melianus Belau,  disakikan Dewan Paroki Santo Michael Bilogai dan  Pastor Paroki Titigi, Yance Yogi, Pr.

 

Melihat hal ini, panitia pentahbisan imamat, Melianus Belau  mengutarakan rasa bangga serta mengapresiasi antusia umat untuk menyukseskan kegiatan tersebut. 

 

Pihak panitia juga tak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada Umat Paroki Bilai dan juga Umat Stase Agapa Paroki Bilogai.

 

“Kami sebagai panitia, sangat mengucap syukur dan banyak terima kasih kepada bapa/ibu  atas kerja keras selama ini. Kami (Panitia) tidak mampu membalas semua jeri payah umat tetapi Tuhan Yesus akan membalas,” kata Panitia, Melianus Belau mengakhiri.

 

Pantauan media ini, ratusan umat menduduki lapangan misi Bilogai. Mereka (umat setempat) sangat antusias menyukseskan acara pentabisan Imamat yang akan berlangsung di Paroki Bilogai, Dekenat Moni Puncak Jaya, Keuskupan Timika, bulan depan.

 

Pewarta : Hagimuni Dann
 

#Gereja

Baca Juga, Artikel Terkait