Untuk Penyempurnaan, 5 Mahasiswa Fisip Uswim Nabire Ikut Seminar Proposal

Cinque Terre
Eman B Youw

19 Hari yang lalu
PENDIDIKAN

Tentang Penulis
Kepsen: Saat 5 Mahasiswa Fisip, Prodi Pemerintahan mengikuti seminar Proposal di halaman Kampus USWIM, Kalibobo, Nabire-Papua, Rabu (6/5/20). ‘Galeri USWIM’

 

NABIRE.KABARMAPEGAA.com - Kendati siapun manusia sedang dilanda Covid-19, tetap mematuhi protocol Kesehatan pencegahan, lima orang Mahasiswa pada Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip), Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Satya Wiyata Mandalah (USWIM) Nabire telah mengikuti seminar Proposal atau Rancangan Penelitian. Rabu (6/5/20).

“Intinya ada empat dosen memberikan koreksi substansi kepada lima orang Mahasiswa yang telah selesai menulis rancangan penelitian atau proposal, sehingga judulnya diseminarkan di halaman Kampus pada hari Rabu kemarin,”aku Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) USWIM Nabire, Dr.Christin Lewerissa, S.Sos,S.Pd,M.Si kepada wartawan, via messenger, Kamis (7/5/20).

Dr.Christin mengatakan, saat ini memang wabah Covid-19 melanda kehidupan kita,namun seminar Proposal dibatasi lima peserta dengan Standar Oprasional Pelayanan (SOP) yang jelas. Memakai masker, tetap jaga jarak dan dilaksanakan di ruang terbuka (halaman kampus USWIM,red).

“Hal ini dilakukan sebagai  bentuk menghindari kontak langsung antara satu sama lain, baik dosen maupun mahasiswa. Ya, intinya pencegahan penyebaran virus di lingkungan kampus,”ujar Dr.Christin.

Dijelaskan Dr.Christin, seperti biasanya maksud dari seminar ini berupa masukan dan koreksi konstruktif dari dosen terhadap substansi dari rancangan penelitian yang disampaikan Mahasiswa.

“iya, harus di koreksi untuk penyempurnaan, apakah sudah proporsional baik dari sudut kajian ilmiah maupun kondisi lapangan dimana penelitian tersebut dilakukan.

Menurut Dr.Christin, tahap  ini seorang mahasiswa wajib lalui, kalau tidak mereka (mahasiswa,red) tidak bisa lanjut menulis skripsi.

Dr.Christin mengaku, badai Covid-19 sedang menghantui kita, namun menjaga stabilisasi perkuliahan di kampus USWIM juga menjadi perhatian supaya jangan benar-benar terkesan lumpuh atau stagnan.

“Strategi apapun harus diambil yang penting proporsional mengacu pada aturan Pemerintah dan edaran Rektor,” kata Dr.Christin juga jebolan STIA Satya Wiyata Mandala Nabire sedia kalah.

Walaupun masi dihantui keterbatasan akses informasi online dosen maupun mahasiswa namun, kata Dr.Christin, dirinya sebagai Ketua Jurusan berusaha mengakomodir dan mencarikan solusi agar pelayanan kepada mahasiswa tetap berjalan.

“Langka kami seperi ini anak, perkuliahan dan pembimbingan Proposal, Skripsi online juga kita lakukan dengan mempergunakan fasilitas google classroom, WhatsApp,Telepon dan Email,”beber Dr.Christin.

“Sesuai peran kita, dengan prinsip pelayanan terbatas, 1 minggu hanya 3 hari pelayanan dari pukul 09.00 wit hingga 12.00 wit. ”akunya.

Menurut Dr.Christin, jangan kita lengah dengan Corona merumahkan kita semua. Akan tetapi jauh lebih baik agar tidak bosan dirumah tanpa aktivitas, paling tidak ada langka kongkrit yang kita bisa lakukan agar kontak layanan mahasiswa dan dosen itu tetap berjalan. ***

 

#Mahasiswa dan Pemuda

Baca Juga, Artikel Terkait