Viktor Yeimo Ditangkap Polisi, Eks Tapol Rasisme: “Kami Sudah Bertanggungjawab Kasus Rasisme"

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

1 Bulan yang lalu
NASIONAL & DUNIA

Tentang Penulis
Eks Tapol Rasisme, Alexander Gobai

 

PANIAI, KABARMAPEGAA.com - Eks Tahanan Politik (Tapol) Rasisme, Alexander Gobai menegaskan,penangkapan  Juru Bicara (Jubir) Internasional Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Tuan Viktor Yeimo dengan mengenakan pasal Makar (106) akibat Rasisme sangatlah keliru. Karena persoalan Rasisme tahun 2019 lalu sudah dipertanggungjawabkan di meja Pengadilan Tinggi oleh Ketua Umum KNPB Pusat, Agus Kosay, Steven Itlay, Deklarator ULMWP, Bucthar Tabuni, Kedua Ketua BEM Uncen, Feri Kombo, Ketua BEM USTJ, Alexander Gobai dan tahanan lainnya akibat peristiwa Rasisme.

 

“Saya pikir, polisi kembali menetapkan Pasal Makar (106) kepada Tuan Viktor Yeimo sudah salah. Justru akan mengembalikan memori lama dan membangkitkan amarah rakyat Papua,” Kata Gobai kepada kabarmapegaa.com, melaui Via telfon dari Jayapura  Selasa, (18/5/2021).

 

Kata dia, keterlibatan rakyat Paoua pada saat Demonstrasi Anti Rasisme merupakan bentuk kekecewaan rakyat Papua terhadap sebutan Rasis “Monyet dan usir Papua bagi orang Papua”, dan membuat geram dan amarah bagi rakyat Papua.

 

“Rakyat papua turun jalan sebagai bentuk aksi spontanitas yang dimediasi oleh BEM Se-Jayapura dan Organiasasi Cipayung (PMKRI, GMKI, GMNI dan HMI) Cabang Jayapura pada tanggal 19 Agustus 2019, bukan aksi yang dipimpin oleh KNPB, ULMWP ataupun TPNPB,” Tegas Gobai yang juga Ketua Tim Kajian Otsus Prespektif Mahasiswa Papua itu.

 

“Tanggal 29 Agustus 2019, saya tidak melihat, mendengar ataupun menyampaikan orasi dan keterlibatan tuan Viktor Yeimo dalam aksi susulan kedua itu. Dia memang terlibat di aksi tanggal 19 Agustus 2019, namun bukan sebagai pemimpin demo ataupun orator, dia pun diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi dimuka umum, karena agendanya persoalan Rasisme, bukan persoalan Papua Merdeka,” Tambah, Eks Tapol Rasisme itu.

 

Jika benar ditangkap karena rasisme, Kata Gobai, Aparat Kemanana (Polis, Red) wajib menangkap semua Rakyat Papua yang terlibat di dalam demo Rasisme, termasuk yang menyampaikan aspirasi, baik Gubernur Papua, Ketua KNPI, Perwakilan Tokoh Agama, Adat, Perempuan, Mahasiswa, dan Perwakilan Pemuda (Organisasi Cipayung).

 

“Saya pikir, polisi sudah salah tangkap dan menahan Tuan Viktor Yeimo dengan memberi pasal Makar karena keterlibatan aksi Rasisme. Polisi Sudah salah. Lebih baik tangkap semua yang sampaikan orasi juga dan rakyat Papua,” Ujar Mantan Ketua  BEM USTJ itu.

 

Ia menilai, Penangkapan Tuan Viktor Yeimo adalah skenario Negara ditengah perbincangan Otonomi Khusus dan Pelaksanaan PON Papua.

 

“Saya minta segera klarifikasi pasal yang diberikan kepada Tuan Viktor Yeimo. Pasal ini membuat amarah bagi rakyat Papua. Dan jika masih memegang pasal Makar akibat Rasisme, saya siap turun pimpin Aksi dan meminta segera bebaskan Tuan Viktor Yeimo akibat Rasisme,” Katanya.

 

 

Pewarta     :  Martinus Nawipa

 

#Pemerintahan

#Mahasiswa dan Pemuda

#Gereja

#Komite Nasional Papua Barat (KNPB)

#TPNPB-OPM

Baca Juga, Artikel Terkait