Virus Corona, Cobaan Allah kepada Manusia

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

26 Hari yang lalu
OPINI

Tentang Penulis
ilustrasi Virus Corona (kompas.com)

 

 

Oleh Emanuel Muyapa

 

OPINI, KABARMAPEGAA.com— Virus Corona (Covid-19)  meraja relah di seluruh dunia. Virus corona membunuh manusia secara singkat waktu. Semua manusia panic akan virus ini, tetapi bagi orang percaya virus corona sebagai ujian bagi orang beriman. jadi, tetap pada doa dan percaya kepada Tuhan sebagai juru selamat manusia untuk menyelamatkan.

 

Berabad-abad kehidupan manusia dijalani dengan cara dan strategi hidup yang dimilikinya namun demikian pula kita yang sedang hidup di abad ke-21 ini juga  dapat jalani hidup dengan cara kita masing-masing. Namun semua tak terlepas dari intervensi ALLAH sebab pada dasarnya kami adalah makhluk yang diciptakan oleh ALLAH sendiri. Maka kami patut bersyukur mesti dunia tidak begitu kondusif sebab segala yang telah sedang dan akan terjadi adalah rancangan ALLAH.

 

200 lebih negara dunia dilandai Virus Corona (COVID-19) bahkan hampir hingga menutup semua kemungkinan usaha dalam kehidupan manusia sehingga Virus Corona menjadi suatu pertimbangan utama dalam menjalin hidup pada abad ke-21 ini.

 

Banyak penghuni dunia meninggalkan keluarganya dan dunia fana ini karena mengalami Virus Corona, tetapi ada juga yang lekas sembuh dari Virus Corona. Selain itu ada pun yang sedang pada menjalani proses isolasi disebabkan terinfeksinya C-19.

 

Sebagai mana data yan dapat penulis koleksikan per 23 Agustus sebagai berikut: Data laman Worldometers, hingga Minggu (23/8/2020) pagi, total kasus Covid-19 di dunia terkonfirmasi sebanyak (23,3 juta) kasus. Dari jumlah tersebut sebanyak (15,8 juta) pasien telah sembuh, dan 807.677orang meninggal dunia.

 

Kasus hingga saat ini tercatat sebanyak 6.700.038 dengan rincian 6.638.209 pasien dengan kondisi ringan dan 61.829 dalam kondisi serius.

 

Sepuluh  negara dengan jumlah kasus virus corona (Covid-19) terbanyak:

  1. Amerika Serikat: 5.838.632 kasus, 180.140 orang meninggal, total sembuh 3.144.164
  2. Brazil: 3.582.698 kasus, 114.277 orang meninggal, total sembuh 2.670.755
  3. India: 3.043.436 kasus, 56.846 orang meninggal, total sembuh 2.279.900
  4. Rusia: 951.897 kasus, 16.310 orang meninggal, total sembuh 767.477
  5. 5.Afrika Selatan: 607.045 kasus, 12.987 orang meninggal, total sembuh 504.127
  6. Peru: 576.067 kasus, 27.245 orang meninggal, total sembuh 384.908
  7. Meksiko: 549.734 kasus, 59.610 orang meninggal, total sembuh 376.409
  8. Kolombia: 533.103 kasus, 16.968 orang meninggal, total sembuh 359.792
  9. Spanyol: 407.879 kasus, 28.838 orang meninggal 10. Cile: 395.708 kasus,
  10. 10.792 orang meninggal, total sembuh 369.730.

 

Sementara itu, Indonesia di posisi 23 di atas China dengan 153.535 kasus.

 

Virus corona pegang kendali dalam setiap sektor kehidupan manusia, entah harus bagaimana kita mesti terima sebab ini adalah salah satu ujian atau tantangan global yang TUHAN beri agar dunia dapat berfikir dewasa.

 

banyak negara -negara maju sebelum kehadiran C-19 terpikir dunia sedang dikandalikan olehnya dan menanggap negara - negara berkembang adalah dibawah (dapat dipandang mata kiri) namun hari-hari belakangan ini dapat disadarkan bahwa sebanarnya hidup diantara satu negara dengan yang lain adalah sama.

 

Setiap negara tidak ada yang dapat membatasi covid-19 agar tidak mencatat kasus di negaranya sebab Covid-19 telah buktikan alur jalan masuknya apalagi transportasi regional, domestik dan internasional beroperasi secara normal (sangat cepat penyebaranya).

 

Dunia ibarat diselimuti Corona Virus diabad 21 ini, bagaimana pun konsekuensinya sebagai manusia yang mempunyai akal dan pemikiran boleh menjalani hidup sebagaimana normalnya dalam kebutuah Rohani dan Jasmani sebab untuk tinggalkan dunia sementara ini adalah putusan ALLAH dan Malaikat kita yang senang tiasa selalu mendapingi kita dalam menjalani hidup pada setiap saat.

 

Ada banyak orang takut akan corona. sebenarnya tidak harus takut Corona . Sebagaimana dalam (2 Timotius 3 : 1) "Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa sukar" jika anda sedang pada takut berarti anda belum mengetahui Firman yang dititipkan ALLAH sebagai pegangan hidup kita.

 

Hidup kita sedang diselimuti Covid-19 namun percayalah bahwa waktu datang dan pulang ada pada tangan ALLAH dan Malaikat kita masing-masing !

 

Penulis adalah Pelajar  Emanuel Muyapa tinggal di Timika Papua

#Mahasiswa dan Pemuda

Baca Juga, Artikel Terkait