Waba, Penembakan dan Kondisi Karyawan PT.FI

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

1 Bulan yang lalu
OPINI

Tentang Penulis
Ilustrasi. Ist

Oleh, Margo Geitogo]*

Apa yang terjadi di Timika sehingga  langsung menjas bahwa penembakan di OB Kuala Kencana murni dari OPM TPNPB.Belum ada pernyataan sikap dari berbagai manajemen Markas Besar OPM-TPNPB maka penembakan di OB Kuala Kencana itu hoax.
 

Saya ingin sheringkan bahwa: hari ini nasip buru karyawan  dalam keadaan terisolasi di Tembagapura. Kalian tahu bahwa manajemen PT.FI mengancam keberadaan karyawan. Akses ke Tembagapura ditutup, akses di berlakukan satu arah. Karyawan bisa turun dari Tembagapura akan tetapi tidak bisa kembali ke Tembagapura. 
 

Beberapa karyawan sedang isolasi di Rumah Sakit di Tembagapura. Dua orang Karyawan terkena positif  Virus Corona. Manajemen gak mau gubris dengan keberadaan karyawan yang terkena Covid-19 ini.
 

Manajemen juga mengancam karyawan akan PHK bagi karyawan yang akan off di hari Sabtu dan Minggu. Karyawan yang selama ini menikmati hari off sekarang tidak. Bagi yang  libur di  Timika selama 14 hari akan di inkubasi di Rumah Sakit. 
 

Coba bayangkan berapa banyak istri dan anak mereka yang tidak tahu  menggunakan mesin ATM. Para suami mereka sudah berjalan Minggu kedua sedang terisolasi diri di Tembagapura.Sayangnya  istri dan anak tidak  menerima uang kes hasil upa bulanan dari suami. 
 

Semakin hari Covid-19 mengancam kehidupan umat manusia. Di Kota Amungsa dua orang di nyatakan positif Covid-19, sedangkan WHO tetapkan status Pandemi. Suami ter isolasi diri di Tembagapura, istri dan anak tinggal sendiri sendiri sedangkan wabah Covid-19 terus berkembang cepat.
 

Kondisi seperti ini Manajemen PT.FI gak mau tahu akan tetapi terpenting adalah saham tetap beroperasi. Emas bisa di sedot dari tanah Amungsa. Kapitalisme pada dasarnya adalah gak mau rugi, gak mau kala. Hilang nilai kemanusiaan dari kota penguasaan kapitalisme di dunia ini.
 

Kita sedang saksikan dan di viralkan pidato Presiden Gahna bahwa manusia lebih penting dari pada segalanya. Isi Pidato Presiden Ghana kami tahu bagaimana menghidupkan kembali perekonomian. Yang kami tidak tahu adalah bagaimana menghidupkan orang meninggal kembali. Ini warning bagi pemimpin yang mengesampingkan nilai humanisme seperti Negara Indonesia. 
 

Pemerintah Provinsi Papua melakukan penutupan akses mala Jakarta yang gelisa, minder dan menolak. Ini menandakan ada misi khusus yang di rancangkan oleh negara untuk Tanah Papua Barat ini. 
 

Penembakan di OB Kuala Kencana diduga kelompok ekstrim lama bukan dari OPM TPNPB sebab dari Manajemen PT.FI belum ada intruksi warning Covid-19 karena karyawan masih aktif kerja. Wabah terus berkembang cepat akan tetapi karyawan tetap kerja  membuat kelompok ekstrem memanfaatkan situasi ini. 
 

Kelompok ekstrim titipan negara mencari popularitas kepada pemilik saham dan Amerika.Wabah Covid-19 terus mengancam ekonomi semakin tersorot sehingga besar kemungkinan PT.FI akan bangkrut di mata Indonesia.
 

Saham Inalum Indonesia akan menjadi sasaran   dampak buruk bagi Negara Indonesia kedepan. Dengan adanya ekonomi tersorot kelompok ekstrim mengalikan isu ini ke publik untuk melobi dana ke word bank.
 

 Pelaku penembakan di OB ini ada dua sumber  yaitu eksternal dan internal. Internal datang dari dalam karyawan sendiri dengan dali ancaman waba Covid-19 dengan tujuan karyawan mendapatkan libur atau off selama waba berakhir. 
 

Pelaku kedua: kelompok ekstrim dari negara untuk mempertahankan saham Inalum Indonesia. 

Dengan ini saya berkeyakinan penembakan di OB bukan dari OPM dan TPNPB sebab Kuala Kencana daerah kawasan terkendali oleh keamanan baik aparat organik, dan non organik serta security.

 

Penulis adalah kontributor di media kabarmapegaa.com]*

#Pemerintahan

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

#Politik

Baca Juga, Artikel Terkait