Waket 1 DPRD Dogiyai: Pemda Segara  Salurkan  BLT bagi Masyarakat, Pelajar dan Mahasiswa

Cinque Terre
Manfred Kudiai

20 Hari yang lalu
MEEPAGO

Tentang Penulis
Pemred Kabar Mapegaa (KM)
Simon Petrus Pekei, Wakil ketua [waket] 1 DPRD Kabupaten Dogiyai, Papua periode 2019 – 2024. (Doc. Prib/KM).

 

NABIRE, KABARMAPEGAA.com--Wakil ketua [waket] 1 DPRD Kabupaten Dogiyai, Papua periode 2019 – 2024, Simon Petrus Pekei atau akrab dipanggil Simpetu mengatakan dirinya sudah sempat sampaikan kepada Bupati dan jajaran ketika pembentukan Gugus Tugas Covid-19 di Gedung Keuangan Kabupaten Dogiyai, bahwa sesegeralah melakukan penyaluran BLT kepada Masyarakat dan Pelajar-Mahasiswa asal Kabupaten Dogiyai.

 

“Pembagian BLT itu harus segera dilakukan, agar mereka dapat membeli Bama sebelum Covid-19 menyebar luas di Daerah tersebut,” Kata Simpetu kepada Kabarmapega.com, Kamis (7/5).

 

Ha itu dikatakan karena pihaknya  khawatir akan kemungkinan terpapar virus itu kepada Masyarakat dan Pelajar-Mahasiswa asal Kabupaten Dogiyai ketika mereka mencari kebutuhan hidup.

 

“Setelah Pemerintah Daerah bagikan BLT kepada seluruh masyarakat Kabupaten Dogiyai, selanjutnya ambil kebijakan lockdown total bagi yang tidak berkepentingan di wilayah tersebut,” katanya.

 

Namun, lanjut Pekei,  ternyata hingga saat ini belum disalurkan dana tersebut. “Jika salah seorang dari seluruh elemen masyarakat Kabupaten Dogiyai terpapar virus Corona, salah siapa?” tanya Waket 1 DPRD Dogiyai ini.

 

Bantuan bagi Mahasiswa di tiap Kota Studi

 

Terlepas dari hal diatas, Pekei juga menanggapi himbauan Bupati Kabupaten Dogiyai terkait dengan sistem pembagian dana BLT Kepada Pelajar-Mahasiswa asal Kabupaten Dogiyai di masing-masing kota studi yang ada.

 

“Pemerintah  boleh menunggu data lengkap di setiap Kota Studi namun tidak boleh semua kota studi, hal ini mengingat kondisi saat ini maka khusus Kota studi yang diluar Papua itu Pemerintah Kirimkan dana BLT melalui melalui koordinator Ipamado di masing-masing kota studi,” ajaknya.

 

Kata Pekei, beberapa kota studi yang di dalam daerah itu, silahkan menunggu data lengkap dan jelas serta kirimkan melalui rekening masing.

 

“Kenapa saya minta demikian, kata Pekei, saya tahu betul terkait pembagian setiap bantuan dana di setiap kota studi dalam Nusantara ini karena saya sendiri pernah menjadi pengurus dalam Ipmado,” katanya.

 

Menurutnya, Kota studi dalam Daerah itu paling sering dana digelapkan oleh pengurus tapi di luar Papua itu tidak.

 

“Biasanya Dana tarik sekaligus mencetak koran rekening. Maka saya minta agar pemerintah daerah salurkan dana BLT melalui Koordinator Ipamado di masing-masing kota studi, demi mencegah kekhawatiran akan terpapar virus dan kelaparan di tanah rantau,” pinta Pekei.

 

Aktivitas Masyarakat di Lingkungan Pemda Dogiyai

 

Simpetu menjelaskan, sampai saat ini aktivitas masyarakat di kabupaten Dogiyai masih lancar seperti biasanya itu. “Hal itu terjadi karena mereka mencari kebutuhan untuk menghidupi keluarganya masing-masing, terutama Mama yang masih terlihat eksis melakukan jualan itu.”

 

“Saya harap kepada seluruh Petugas dari Gugus Tugas Covid-19 Di Kabupaten Dogiyai, dalam hal ini kepada pihak keamanan; agar tidak melarang dan meresahkan masyarakat Kabupaten Dogiyai yang melakukan usaha untuk menghidupi keluarganya, sejauh dan selama Pemerintah Daerah tidak membagikan dana BLT Kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Dogiyai,” ujarnya.

 

Kemudian kepada seluruh Masyarakat Kabupaten Dogiyai, Pekei minta supaya Dana yang dimaksud ini Bantuan dari Pemerintah Pusat sehingga semua pihak wajib dapat dan nilai yang dapat pun harus sama.

 

“karena kedudukan kita sama sebagai warga negara Indonesia selama bendera merah putih masih berkibar,. Apabila ada Ada masyarakat yang dapat dobol atau ada yang sama sekali tidak dapat BLT, maka sampaikan kepada kami Anggota DPRD sebagai pihak pengawas,” ujarnya mengakhiri.

 

 

Pewarta: Manfred Kudiai/KM

#Pandemi Covid-19

Baca Juga, Artikel Terkait