Warga Deiyai Area PLN Sangat Kawatir Dampak Buruk Limbah

Cinque Terre
Kabar Mapegaa

2 Bulan yang lalu
MEEPAGO

Tentang Penulis
Area lokasi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)/ Deiyai. (Foto: MP)

 


 

Deiyai, KABARMAPEGAA.Com--Masyakarat Deiyai di area Perusahaan Listrik Negara (PLN) sangat mengkawatirkan terhadap dampak buruk dari limbah yang menyebabkan pencemaran lingkungan yang sangat berbahaya bagi kehidupan lingkungan sosial saat ini akibat dari pembiaran limbah dari kotoran pembangkit listrik.

 

Seorang mantan Karyawan PT Freeport Kris Mote mengatakan kepada media www.kabarmapegaa.com lewat via telefon, "Warga di area PLN dan masyarakat Deiyai sangat mengkawatirkan bahwa akibat dari limbah menyebabkan kehidupan masyarakat akan terancam pada dampak buruk pencemaran ekosistim lingkungan yang ada, " sabtu (24/10/2020).

 

"Limbah itu bisa berdampak pada pencemaran lingkungan, seperti tanah menjadi tandus (kering), tumbuhan hijau mati (kekeringan), air tercemar kotoran-kotoran limbah dan beberapa dampak buruk lainnya," ulasnya Mote.

 

"Kehidupan sosial jadi terancam, jika pemerintah daerah tidak bergerak untuk bekerja sama dengan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN), guna mengambil kebijakan untuk mengatasi limbah dengan baik." katanya.

 

Lanjut salah seorang warga Bapak Step Pakage menghubungi lewat via telefon, "Selama ini, kami sangat kecewa atas pembiaran kotoran-kotoran limbah yang sedikit sudah tercemar di area PLN dan takutnya lama kelamaan bisa berdampak besar terhadap lingkungannya, akibatnya karena tidak ada kesediaan tempat atau saluran pembuangan limbah.

 

"Kami sebagai warga tegaskan juga kepada Pemerintah Deiyai bahwa, harus lebih cepat menangani persoalan limbah bersama pihak PLN, agar dampak dari kotoran limbah bisa teratasi dengan baik." katanya.

 

"Sebagai warga, lingkungan kami tempat hidup dan rumah kami, maka kami tak mau lagi terancam pada bencana dari dampak buruk yang mengakibatkan pada pencemaran lingkungan hidup." tutupnya.

 

Pewarta: Muyepimo Pigai/KM

 

#Pemerintahan

#Lingkungan dan Hutan

#Mahasiswa Papua

Baca Juga, Artikel Terkait