Willem Wandik: Otoritas Bandara Papua Harus Siap Deteksi Virus Corona

Cinque Terre
Admin Kabar Mapegaa

21 Hari yang lalu
NASIONAL & DUNIA

Tentang Penulis
Ilustrasi.Ist

 

NABIRE, KABARMAPEGAA.com---Tanah Papua memiliki faktor presipitasi yang mempermudah penyebaran virus Corona secara akut dan dapat berpotensi sangat infeksius, jika migrasi (perpindahan) orang-orang keluar masuk sejumlah bandara besar di Tanah Papua tidak siap mendeteksi dan mencegah masuknya orang orang yang sudah terpapar virus Corona sejak berada di luar daerah, sebut saja memiliki riwayat kontak dengan pasien terjangkit semenjak berada di luar negeri atau mengalami kontak dengan pasien yang terjangkit di Indonesia (contoh kasus di Jakarta baru baru ini).

 

Hal tersebut dikatakan  Willem Wandik, S. Sos,  Anggota Parlemen Ri, sejak 2014, dan terpilih kembali untuk Periode 2019-2024, Mewakili Dapil Papua di akun miliknya dalam kompasina.com.

 

“Dalam kaca mata sumber penularan (kontak dari orang ke orang), virus Corona tergolong penyakit orang orang berduit, sebab sejumlah orang yang terpapar kasus ini, memiliki riwayat melakukan perjalanan dari luar negeri, atau setidak-tidaknya mengalami kontak dengan orang asing yang terjangkit virus,” paparnya.

 

Di Tanah Papua sendiri, Kata Willem,  memiliki faktor risiko terpenting yang harus diperhatikan oleh otoritas kesehatan yang khusus menangani penyebaran penyakit infeksius, diantaranya, hadirnya penyakit malaria yang menjadi tipikal penyakit endemis di Tanah Papua, yang dapat menurunkan daya tahan tubuh seseorang.

 

“Artinya, ketika orang-orang yang terpapar virus corona, yang belum menunjukkan gejala sakit, sewaktu-waktu masuk ke bandara-bandara di Tanah Papua, akan menjadi persoalan besar dikemudian hari, ketika virus ini menginfeksi orang-orang dengan daya tahan tubuh yang lemah di Tanah Papua.”

 

Oleh karena itu, sebagai anggota Parlemen yang merepresentasikan Tanah Papua, kami menghimbau kepada otoritas Bandara, otoritas pencegahan dan penanggulangan penyakit menular di Provinsi Papua dan Papua Barat, agar menerapkan sistem screening yang ketat terhadap setiap orang baru, terutama yang memiliki riwayat perjalanan dari Kota-Kota/Daerah yang telah dinyatakan terjangkit Virus Corona.

 

 

Pewarta: Manfred Kudiai/KM

#Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan

Baca Juga, Artikel Terkait